SALAH SATU ATRAKSI MENARIK DI MELAKA: MELAKA RIVER CRUISE & RIVER WALK 2020-04-05 06:00

 

Melaka di Malaysia bagi wisatawan Indonesia sangat familiar, ya makanannya, ya suasananya. Salah satu cara untuk menikmati suasana Melaka adalah dengan cara menyusuri sungainya dengan mengikuti river cruise ataupun cara gratis, menyusuri tepi sungai dengan berjalan kaki. Bisa dilakukan saat siang maupun malam hari.

 

Sungai Melaka adalah kunci penggerak ekonomi Melaka di zaman keemasannya. Menyusuri Sungai Melaka sama dengan menyusuri sejarah kehidupan di Melaka. Yang paling nyaman tentunya dengan kapal wisata yang melaju santai selama 40 menit (PP) sepanjang 9 km. Di sepanjang perjalanan kita akan ditemani alunan musik Melayu yang sesekali disela narasi sejarah kampung-kampung yang dilewati.

 

 

Saat surya meredup adalah waktu terbaik untuk river cruise di Sungai Melaka. Pemandangan yang kita lihat di kiri kanannya menjadi beraura romantis. Bias cahaya mentari semakin cantik berpadu dengan lampu-lampu bangunan di sepanjang sungai.

 

 

Jika punya cukup waktu dan stamina, boleh juga di lain kesempatan berjalan kaki menyusuri sungai. Di sepanjang sungai sudah dibangun walking trail yang nyaman. Dengan berjalan, kita bisa sekalian mengunjungi kampung-kampung bersejarah yang dilewati Sungai Melaka, seperti Kampung Morten, Kampung Jawa, Kampung Hulu, serta taman bermain mini Pirate Adventures Land. Kalau capek bisa mampir ke kafe-kafe yang berjejer di tepi sungai.

 

Suasana tepi sungai

 

Harga tiket: River Walk (gratis). River Cruise: RM 30 (dewasa), RM 25 (anak-anak)  

Jam buka: River Walk (24 jam). River Cruise (setiap hari pkl.09.00-23.30)

 

Baca juga: "Panduan Wisata Medis di Melaka"

 

Tips:

- Paling nyaman menyusuri Sungai Melaka sore hari (pukul 18.30-19.30) saat matahari nggak terlalu panas, pemandangan masih jelas, dan kapal nggak penuh. FYI, matahari terbenam di Melaka sekitar pkl.19.00. Jadi kalau ingin lebih romantis, naik setelah pukul 19.30 saat matahari sudah benar-benar tenggelam dan lampu-lampu sudah menyala (tapi lebih penuh dan pemandangan jadi nggak terlalu jelas).

- Ada dua dermaga keberangkatan kapal wisata. Satu di belakang Muzium Samudera, satu lagi di Taman Rempah (seberang Kampung Morten). Perjalanannya adalah pergi-pulang, jadi kita akan dibawa kembali ke dermaga keberangkatan. Usahakan tiba di dermaga 15 menit sebelumnya.

- Jika ingin diturunkan di lokasi tertentu, bisa request ke nakhoda kapal, nanti dicarikan dermaga terdekat. Tapi setelah turun nggak bisa melanjutkan perjalanan dengan kapal lagi ya.

 

Tentang panduan ke Melaka bisa dibaca di sini.

Teks & Foto: Dammer Saragih, Julius Leonardo
Comment