MAU TAHU RAHASIA DI BALIK PENAMAAN PANTAI BATU BEDIL DI BELITUNG? 2020-01-12 09:20

 

Namanya unik, Pantai Batu Bedil. Mengapa pantai yang berada di Desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung ini dinamai Batu Bedil? Dan apa saja yang Trippers bisa lihat di sini? Yuk kita urai satu-satu.

 

DARI LUBANG AJAIB SAMPAI KAPAL KARAM

Sedikitnya ada tiga alasan ataupun cerita yang mendasari penamaan Batu Bedil. Yang pertama karena tiga gugusan batu sejajar yang masing masing dipisahkan oleh laut di pantai ini membentuk formasi meriam alias bedil.

 

Yang kedua, ada lubang ajaib di gugusan batu ketiga yang kerap menimbulkan bunyi seperti bedil. Bukan bunyi gaib kok, tapi ada penjelasan logisnya. Lubang berdiameter sekitar 20 cm ini berada di dekat garis pantai, sedikit tersembunyi di balik batu besar. Kita hanya bisa melihatnya bila air sedang surut. Bunyi seperti bedil terjadi saat angin kencang dan pantai bergejolak, air laut terdorong masuk ke celah lubang kecil dan menghasilkan suara seperti tembakan senjata.

 

Baca juga: "Objek Wisata di Belitung yang Belum Banyak yang Tahu: Balancing Rock"

 

Fenomena ini tercatat di sebuah buku karya Conerlis de Groot, berkebangsaan Belanda, yang terbit tahun 1887 dengan judul Herinneringen aan Blitong. Di halaman 235 dituliskan, “Sebagai suatu keanehan yang perlu dicatat, bahwa di sebelah timur Tanjung Sadei dekat pantai utara ada beberapa geranit yang di antaranya berupa pulau dan yang lainnya menghadap laut, yang menghasilkan suara tembakan, saat pantai bergejolak dan angin kencang. Yang paling terkenal adalah Batu Bedil yaitu batu yang menyembul; pulau kedua dan ketiga disebut Batu Bish dan Batu Pong, di mana Bish dan Pong itu menunjukkan suara tembakan."

 

Berdasarkan data geografis, dua pulau terdekat dari Batu Bedil yang dimaksud adalah Pulau Limau Seri dan Pulau Umang. Diberi nama Pulau Umang karena banyak ditemukan kerang besar. Selain karena pantainya indah, banyak wisatawan mampir ke Pulau Umang untuk snorkeling melihat kerang besar.

 

Kembali soal penamaan Batu Bedil, yang ketiga, ada juga legenda yang disampaikan turun-temurun tentang sebuah kapal yang karam di tepi pantai yang kemudian lantas berubah menjadi Batu Bedil.

 

Baca juga: "Kalau ke Belitung, Mampir Deh ke Batu Baginde"

 

DARI BUNYI DUNG DUNG, BENTUK LOVE, SAMPAI SUMUR BERACUN

Tak hanya namanya yang unik, Pantai Batu Bedil juga menawarkan banyak hal menarik. Di gugusan batu ketiga yang lebar dan landai terdapat satu spot yang disebut Batu Kopong atau Batu Pong. Jika permukaan batu tersebut dipukul-pukulkan dengan kayu maka akan terdengar bunyi dung dung yang bergema dan nyaring seperti alu. Setelah ditelusuri ternyata memang ada lubang atau rongga kosong di bawah batu. Hanya di bagian itu saja yang bunyi. Sekarang sudah ada penanda dari kayu yang menunjukkan di mana bagian yang berbunyi dung dung jika dipukul itu.

 

Di sini letak Batu Kopong

 

Tak jauh dari tempat ini, terlihat beberapa onggok batu yang salah satunya berbentuk hati sehingga orang menyebutnya Batu Love. Batu ini terbentuk begitu saja, alami, tidak dipahat atau dibentuk dengan alat. 

 

Batu Love, terbentuk secara alami

 

Masih ada hal unik lain yang bisa ditemukan di area Batu Bedil. Membelah di sela pepohonan rindang kita akan menemukan sabana luas dan dari kejauhan tampak pagar bambu mengelilingi sebuah bidang. Ternyata di sini terdapat sumur yang terbentuk alami dari bebatuan granit, sebuah lubang dengan diameter sekitar 50 cm dan kedalaman 1 m. Masyarakat sekitar meyakini sumur ini sangat beracun, dan tak satu pun yang berani meminum airnya. Berdasarkan cerita turun temurun, zaman dulu sumur atau perigi ini dipakai sebagai salah satu senjata perangkap bagi para bajak laut yang datang merapat ke Pulau Bedil. Setelah mereka minum air sumur ini maka akan sakit dan mati.

 

Sumur Beracun

 

Bagaimana, tertarik mampir ke Batu Bedil kalau sedang liburan di Belitung?

Teks: Lenny Lim & Raiyani Muharramah Foto: Haryanto, Lenny Lim, Raiyani Muharramah
Comment