PADA SEBUAH MENARA, JEJAK KOLONIAL TERTINGGAL DI BANGKALAN MADURA 2019-05-22 00:00

 

 

Buat Trippers yang punya rencana ke Bangkalan, jangan sampai terlewat tempat wisata gratis satu ini, Mercusuar Sembilangan namanya. Letaknya tidak jauh dari jembatan Suramadu, tepatnya di Desa Junganyar Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Pulau Madura Jawa Timur.

 

Mercusuar Sembilangan merupakan bangunan peninggalan masa kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1879. Kala itu Kerajaan Belanda berada di bawah pemerintahan Z. M. Willem III. Tujuan dibangunnya mercusuar ini dulunya untuk membantu navigasi kapal laut serta mengontrol aktivitas jalur Selat Madura. 

 

Meski Mercusuar Sembilangan telah berusia kurang lebih 140 tahun, namun bangunan setinggi 78 m dan memiliki jangkauan cahaya sejauh 50 m ini tetap berdiri kokoh. Bangunan mampu bertahan ratusan tahun dikarenakan seluruh bahan material yang digunakan adalah besi baja.

 

 

Marcusuar Sembilangan sebenarnya masih berfungsi hingga sekarang. Hanya saja saat ini sudah tidak dipergunakan mengingat navigasi kapal laut pada masa sekarang sudah berkembang pesat dengan dukungan GPS. Alhasil Mercusuar Sembilangan hanya bisa dimanfaatkan sebagai tempat wisata edukasi saja.

 

Saat ini Mercusuar Sembilangan hanya bisa dinikmati dari bawah saja. Cukup disayangkan, padahal dulunya setiap pengunjung diizinkan untuk naik hingga ke atas bangunan. Menaiki 16 lantai di mana tiap lantainya ditandai oleh 2 buah jendela yang bisa dimanfaatkan untuk mengamati panorama pantai dari kejauhan.

 

Baca juga: "Serunya Liburan Ala Timur Tengah di Madura"

 

Mercusuar Sembilangan sangat mudah diakses dari Bandara Juanda Surabaya dengan jarak 50 km atau sekitar 2 jam berkendara. Fasilitas umum yang tersedia adalah toilet dan warung makan tradisional.

 

 

 

   

 

Teks: Arief Nurdiyansah Foto: Clara Soca Atisomya
Comment