30 LANDMARK DI INDONESIA (bagian 2)

30 LANDMARK DI INDONESIA (bagian 2)

Wednesday, 13-04-2016 | 17:18

Landmark adalah obyek yang dikenal luas yang berada di satu daerah tertentu. Bisa berupa bangunan, menara, jembatan, tugu, monumen, patung, masjid, gereja dan bangunan tempat ibadah lainnya. Berikut kami kumpulkan landmark dari seluruh Indonesia. Coba hitung, Anda pernah ke berapa landmark?

(Baca bagian 1 di sini)

 

9.       Tugu Pahlawan, Surabaya

Tugu yang berada di Jalan Tembaan (depan kantor Gubernur Jawa Timur) ini dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur pada pertempuran 10 November 1945. Disimbolkan dengan 10 lengkungan dan 11 ruas. Bentuknya mirip paku terbalik. Begitu masuk ke area tugu kita akan melihat Candi Bentar dan patung 2 Proklamator, Soekarno - Hatta. Masih satu kompleks di sini juga terdapat Museum 10 November.

 

10.       Patung Sura dan Buaya, Surabaya

Patung Sura dan Buaya merupakan lambang Kota Surabaya.. Dua hewan inilah (sura=hiu dan buaya) yang menjadi inspirasi nama Kota Surabaya. Melambangkan keberanian masyarakat Surabaya yang berhasil mengalahkan pasukan dari Negeri Tiongkok yang datang dengan kapal-kapal laut. Kemenangan tersebut direfleksikan dengan buaya yang sedang menggigit hiu. Setidaknya ada 3 titik lokasi Patung Sura dan Buaya di antaranya di depan Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya, di Taman Skate Board Jalan Ketabang Kali, dan di Jalan Moh.Nasir.

 

11.       Jembatan Suramadu, Surabaya

Jembatan ini berdiri di atas Selat Madura dan menghubungkan Pulau Jawa (Surabaya) dengan Madura. Dengan panjang 5.438 m jembatan ini menjadi jembatan terpanjang di Indonesia. Kita nggak boleh berhenti apalagi berfoto di atas jembatannya, tapi kita bisa memotret dari beberapa tempat salah satunya dari Pantai Kenjeran. Ketika melintasi jembatan ini dari Bangkalan (Madura) menuju arah Surabaya, akan terlihat gemerlap Kota Surabaya dengan salah satu spot Waterfront City-nya.

 

12.       Monumen Simpang Lima Gumul, Kediri

Bentuknya menyerupai Arc de Triomphe di Paris. Monumen ini mengandung spirit berdirinya Kabupaten Kediri sehingga diposisikan tepat di tengah jalur lima jalan arah Pare, Kediri, Plosoklaten, Pesantren dan Menang, tepatnya di Desa Tugurejo. Di dindingnya terpahat relief-relief, salah satunya Arca Ganesha. Sabtu dan Minggu pagi kawasan ini ramai dengan yang berolah raga dan rekreasi keluarga. Nggak jauh dari sini terdapat Gumul Paradise Island, water park dengan berbagai wahana permainan dan hiburan

           

13.       GWK, Bali

Garuda Wisnu Kencana atau sering disebut GWK merupakan salah satu ikon wisata Bali yang mengolaborasikan budaya tradisional Bali dengan keindahan alam perbukitan kapur. Taman yang terletak di Jalan Raya Uluwatu, Desa Ungasan ini memiliki beberapa patung dewa-dewi Hindu berukuran besar di beberapa sudutnya. Kita bisa berkeliling ke Wisnu Plaza -- terdapat patung Dewa Wisnu menunggang Garuda yang dikelilingi air mancur. Begitu masuk Street Theater kita akan disuguhi banyak toko cinderamata, juga rumah makan. Jangan lupa juga berkunjung ke Indraloka Garden dengan pemandangan alam yang begitu cantik.

 

14.       Menara Siger, Lampung

Merupakan landmark yang mencerminkan identitas Lampung sebagai Provinsi Gerbang Selatan dan Titik Nol-nya Pulau Sumatera. Berada di Bukit Gamping, Bakauheni, Menara Siger dibangun dengan mengadaptasi bentuk Mahkota Siger --mahkota yang dikenakan wanita Lampung saat upacara adat. Berbentuk 9 kerucut dengan warna kuning keemasan. Tingginya 32 m, panjang 50 m, lebar 10 m, berlantai 5. Di sekitar tugu dibangun ruang-ruang yang difungsikan sebagai Pusat Informasi Budaya dan Pariwisata serta kegiatan keagamaan.

 

15.       Jembatan Ampera, Palembang

Landmark kebanggaan masyarakat Palembang ini menghubungkan dua daratan yang dipisahkan Sungai Musi, Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Panjangnya 1.117 m dan lebar 22 m. Datanglah ke sini malam hari karena lebih cantik untuk difoto dengan adanya lampu warna-warni. Di sekitar jembatan juga banyak warung terapung dan juga perahu yang menawarkan jasa antar ke Pulau Kemaro. Tepian sungai juga dipadati penjual aneka jajanan.

 

16.       Fort Marlborough, Bengkulu

Masyarakat setempat menyebutnya Malabro. Nama Marlborough sendir berasal dari nama seorang bangsawan dan pahlawan Inggris, Duke of Marlborough I. Benteng berbentuk persegi panjang ini terbuat dari batu bata dengan ketebalan 50-180 cm. Pintu utamanya dikelilingi parit yang lebar dan ada jembatannya. Bentuk keseluruhan benteng menyerupai penampang tubuh kura-kura. Dari ketinggian benteng kita dapat melihat Pantai Tapak Padri. Sore hari juga kita bisa menikmati sunset di atas kemegahan Fort Marlborough. 

(Bersambung ke sini)

Teks: Maulana Alam Foto: Adi Pamungkas, Aris Sanjaya, Daniel Kampua, Dok.MyTrip, Mayawati NH, Raiyani Muharramah, Rio Indrawan, Wahyuni Kamah, Istimewa, Shutterstock

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


994

Back to Top