TEMAJUK, DESTINASI WISATA BARU DI EKOR KALIMANTAN BARAT

TEMAJUK, DESTINASI WISATA BARU DI EKOR KALIMANTAN BARAT

Sunday, 29-10-2017 | 15:30

Pantai Batu Nenek. Gugusan bebatuan itu yang disebut Batu Nenek

 

Temajuk, nama ini pasti masih asing di telinga kita. Secara administratif Desa Temajuk merupakan bagian dari Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Merupakan desa terakhir yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Letaknya pun persis di bagian ekor sebelah barat laut Pulau Kalimantan.

 

Berjarak +/-350 km dari Kota Pontianak, ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, menuju arah utara. Desa ini hanya berjarak +/-4 km dari Kampung Teluk Melano, Malaysia.

 

SEJARAHNYA

Keberadaan Desa Temajuk tak lepas dari sejarah masuknya paham Komunis sekitar tahun ‘60-70-an. Desa ini dulunya salah satu jalur masuk paham Komunis di Kabupaten Sambas. Temajuk merupakan singkatan dari Tempat Masuk JalUr Komunis. Posisinya yang berhadapan langsung dengan Laut Cina Selatan dan Laut Natuna, dan berada di bagian ekor Kalimantan menjadikan Temajuk sangat strategis untuk dijadikan tempat pertahanan.

 

Selain itu, sekitar tahun ‘80-an pada masa kejayaan logging, Temajuk menjadi tempat persinggahan para pekerja kayu yang sebagian besar berasal dari daerah Teluk Keramat dan Jawai. Mereka awalnya menjadikan Temajuk tempat singgah, kemudian menetap hingga sekarang.

 

Temajuk menjadi desa secara definitif sejak 2002, hasil pemekaran dari Desa Sebubus. Sejak adanya sengketa tapal batas wilayah Camar Bulan (salah satu dusun di Desa Temajuk), Temajuk seolah menjadi magnet. Bukan hanya karena permasalahan antar-negara, tapi juga potensi keindahan dan kekayaan alamnya.

 

ADA OBYEK WISATA DAN AKTIVITAS APA SAJA?

Teluk Atong Bahari

 

Temajuk memiliki pantai terbaik di Kalimantan Barat. Salah satu pantai yang sudah dikemas adalah Teluk Atong Bahari. Sesuai namanya, pantai ini dikelola oleh Atong, perintis pariwisata di Temajuk.  Di kawasan ini terdapat penginapan yang dikelola oleh Atong. Di sini kita bisa snorkeling jika air laut sedang surut. Atong menyediakan fasilitas snorkeling bagi tamu yang menginap di tempatnya.

 

Sunset

Sunset di dermaga Dusun Camar Bulan

 

Sepanjang pantai di Temajuk merupakan tempat yang sempurna untuk menyaksikan matahari terbenam. Posisi strategis pantai yang menghadap langsung ke barat menjadikannya favorit untuk mengabadikan momen sunset.

 

Batu Nenek

 

Pemandangan yang nyaris serupa dengan Belitung akan Anda temui di Temajuk. Gugusan bebatuan raksasa terhampar di beberapa titik pantai, dengan air yang jernih. Lokasinya dekat dengan penginapan Atong. Namanya Pantai Batu Nenek. Selain itu di sebelah utara pantai juga terdapat hamparan batu hingga ke Tanjung Datuk.

 

Pantai Pelaik

 

Gugusan bebatuan raksasa seperti di Belitung juga terhampar di pantai ini. Untuk ke sini kita harus naik perahu, juga ke beberapa pantai di sekitarnya. Pengunjung biasanya hanya menikmati suasana pantai di sekitar desa saja. Jika Anda nggak mudah mabuk laut, silakan menyambangi tempat ini, dijamin betah berlama-lama.

 

Penyu Bertelur

 

Juni hingga September merupakan musim puncak penyu bertelur di Temajuk pada khususnya, dan di Kecamatan Paloh pada umumnya. Garis pantai sepanjang +/- 60 km menjadikan Paloh salah satu pantai untuk penyu bertelur terpanjang di Indonesia. Dalam semalam, penyu yang naik ke pantai untuk bertelur bisa mencapai puluhan ekor. Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Kambau Borneo rutin melakukan pengawasan dan mencegah terjadinya penjarahan telur penyu.

 

Pos Navigasi dan Menara Suar Tanjung Datuk

Pos Navigasi

 

Tanjung Datuk ditempuh 30 menit dari Desa Temajuk menggunakan perahu. Setibanya di bibir pantai kita harus mendaki 30 menit karena menara suar berada di atas bukit. Tanjung Datuk merupakan tapal batas di mana terdapat patok yang menjadi penanda batas antara Indonesia dengan Malaysia. Menara suar dan pos navigasi kedua negara pun letaknya bersebelahan.

 

Panen Ubur-Ubur

 

Bulan Maret hingga April sangat ditunggu oleh masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan pesisir Temajuk. Ya, bulan-bulan itu merupakan musim ubur-ubur. Ditandai dengan berakhirnya musim angin ribut, dan kondisi laut mulai relatif tenang. Ubur-ubur yang berasal dari Temajuk ini selanjutnya akan diekspor ke Tiongkok, Jepang, Korea dan Taiwan --negara-negara yang menjadikan ubur-ubur sebagai bahan makanan favorit maupun bahan baku kosmetik.

 

BAGAIMANA PERJALANAN MENUJU TEMAJUK?

  • Dari Jakarta terbang ke Bandara Supadio di Pontianak.
  • Dari Kota Pontianak dengan mobil mengambil rute menuju arah Singkawang, kemudian lanjut ke arah Sambas. Dari Sambas diteruskan ke Teluk Kalong.
  • Setibanya di Teluk Kalong kita harus menyeberangi dua sungai dengan naik ferry. Penyeberangannya ada di Sekura dan Sungai Sumpit.

 

Dengan adanya jalan baru yang dibangun sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo melalui Kementerian PUPR sejak 2014 yang menghubungkan Temajuk hingga ke Nunukan di Kalimantan Utara, jalur menuju Temajuk bertambah satu, dan lebih dekat.

 

BAGAIMANA BERKELILING DI TEMAJUK?

Selama di Temajuk nggak sepenuhnya kita bisa menggunakan mobil. Harus variasi dengan ojek.

Kita juga disarankan menggunakan jasa  pemandu lokal untuk membawa kita ke tempat-tempat favorit. Tarif pemandu lokal sebaiknya dinegosiasikan dulu atau bisa bertanya di Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Bahari. Jika menginap di tempat Atong, biasanya Atong akan dengan senang hati mengajak Anda berkeliling.

 

BAGAIMANA PENGINAPANNYA?

Penginapan Atong

 

Sejak dipelopori Atong tahun 2009, kini sudah ada sekitar 83 penginapan berupa homestay yang siap menampung para turis. Atong sendiri kini memiliki 17 homestay.

 

BAGAIMANA SOAL MAKAN?

  • Nggak perlu khawatir. Mayoritas penduduk Temajuk Muslim, jadi mudah mencari makanan halal. Selain itu tersedia beberapa tempat makan sederhana dengan harga terjangkau. Nggak ada perbedaan harga yang signifikan antara harga di kota dengan di Temajuk. Kita juga bisa pesan makanan dengan pemilik penginapan, salah satunya ikan bakar.

 

DURASI KUNJUNGAN IDEAL

Mengingat perjalanan yang cukup panjang menuju Temajuk, idealnya sisihkan 4 hari 3 malam, dengan 2 hari perjalanan pulang pergi, dan 2 hari berada di Temajuk. Jika ingin ke Tanjung Datuk, tambah satu hari lagi. Idealnya naik penerbangan pertama dari Jakarta, dan penerbangan terakhir dari Pontianak.

 

INFO LAINNYA

-          Sinyal seluler sering hilang dan timbul di Temajuk, itu pun bukan sinyal internet, hanya telepon dan SMS. Hanya ada Telkomsel.

-          Musim berkunjung terbaik Maret hingga September karena ombak dan cuaca relatif lebih bersahabat, terutama bagi yang ingin menikmati sunset dan air laut yang jernih.

 

Salah satu sudut kampung

 

TIPS

-          Temajuk dikhususkan bagi penikmat wisata alam, terutama pantai, dengan sedikit sentuhan petualangan dalam perjalanan.

-          Jika Anda penggemar fotografi khususnya landscape atau seascape, bawa peralatan Anda, karena Temajuk merupakan salah satu spot terbaik di Kalimantan Barat selain Singkawang.

-          Bila Anda memiliki kulit sensitif, bawalah lotion atau semprotan anti serangga selama berkeliling Temajuk.

-          Jika memliki paspor, bawalah. Anda mungkin akan diajak berkunjung ke kampung Teluk Melano Malaysia. Sebenarnya, tanpa paspor pun kita bisa masuk ke sana dengan terlebih dulu melapor kepada petugas di perbatasan dengan didampingi pemandu lokal.

Teks & Foto: Yohanes Kurnia Irawan

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


206

Back to Top