Weber, merek alat pemanggang asal Amerika Serikat, hadir kembali secara eksklusif di 19 toko ACE di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Surabaya dan Bali. Pilihan produknya banyak, termasuk pilihan bahan bakar yang menggunakan bara dan gas. Weber juga menyediakan pilihan panggangan portable bagi yang suka piknik di taman atau kemping.

Chef asal Inggris sekaligus manager bagian pengembangan Grill Academy untuk wilayah Asia, Jamie Foy, saat acara Grilling Experience di Mal Alam Sutra, Tangerang, Rabu 28 September 2016 lalu, menjelaskan metode memanggang langsung dan tidak langsung. Menurutnya, metode memasak langsung sangat cocok untuk memanggang atau grill. Sedangkan memasak tidak langsung cocok untuk baking dan roasting. Kunci dari pemanggangan terletak pada penempatan arang yang ada pada alat pemanggang Weber yang memiliki partisi, dan tidak dimiliki alat panggang lainnya. Dengan berbagai manfaat tersebut, banyak kuliner Indonesia yang bisa dimasak dengan menggunakan alat pemanggang Weber, seperti sate ayam dan nasi goreng.
Dalam kesempatan ini, Jamie Foy memandu para peserta untuk membuat Chicken Satay with Balinese Peanut Sauce dan Baked Banana Bread. Tak perlu menjaga suhu dan memperhatikan kondisi daging yang dipanggang. Ada cara memanggang yang lebih mutakhir, yakni tak perlu melihat apa yang terjadi di atas pemanggang. Jamie juga tak lagi mengutak-atik olahannya, kecuali saat membalik posisi daging. Seraya pemanggang bekerja, Jamie sibuk menyiapkan bahan masakan lain
Setelah waktu memanggang selesai, terlihat daging sudah berwarna coklat merata. Tidak ada bagian yang terlalu gosong atau setengah matang. Begitu juga dengan roti pisang yang tampak cokelat berkilau. Menurut Jamie, rasanya juga lebih nikmat. Inilah keuntungan memanggang tanpa melihat.