BELI OLEH-OLEH APA DI TAIWAN? 2019-10-29 00:00

Pineapple cake

 

Nggak afdol ‘kan rasanya kalau pulang dari jalan-jalan ke negara orang nggak bawa buah tangan buat keluarga, teman, tetangga, orang-orang kantor? Kalau beliin barang belum tentu kepake, atau beliin magnet kulkas dan gantungan kunci lama-lama bosan juga. Nah, yang paling gampang dan hampir pasti semua suka adalah makanan. Apalagi makanan atau camilan khas negara tersebut yang nggak ada atau susah nyarinya di negara kita. Taiwan punya segudang camilan endesss yang bisa dibawa pulang. Yang ditampilkan kali ini hanya sebagian. O ya, mengenai kehalalannya, silakan dicek saat membeli ya.

 

PINEAPPLE CAKE

 

Nanas banyak tumbuh di seantero Taiwan. Jadi tak aneh kalau banyak produk olahan nanas dijual. Ada minuman dari nanas, selai nanas, nanas yang dikalengkan, dan yang ngehits menjadi oleh-oleh adalah pineapple cake. Semacam nastar yang kita kenal, tapi beda. Kulit pineapple cake lebih lembut dan halus, langsung lumer di mulut begitu kita gigit. Rasa manis dan asam dari selai nanas di dalamnya menambah sensasi enak kue yang satu ini.

 

SUN CAKE

 

Awalnya seorang pembuat kue dari Taichung, Wei Ching Hai memodifikasi kue gandum tradisional dan membuat sun cake ini. Semacam pastry yang bentuknya dibuat membundar dan ukurannya tidak terlalu besar sehingga gampang langsung dimakan. Namanya diambil dari bentuknya yang bundar menyerupai penampakan matahari. Disebut juga xibing yang artinya kurang lebih kue halus/lembut karena teksturnya memang halus. Atau dikenal juga dengan sebutan paobing yang artinya kue celup karena kebiasaan umum mencelup kue ini ke dalam susu kedelai panas agar lebih mudah dikunyah oleh lansia maupun balita. Mencari sun cake banyak di Taichung, di toko-toko kue yang spesialisasinya membuat sun cake, dan memang manjadi oleh-oleh populer dari Taiwan bagian tengah.

 

MOCHI

 

Mochi (sticky rice cake) dikenal dengan sebutan doushu pada masyarakat Taiwan zaman dulu, tapi belakangan lebih dikenal sebagai mochi, di bawah pengaruh camilan Jepang wagashi saat pendudukan Jepang. Camilan yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh ini berasal dari suku Aborigin Taiwan dan juga budaya Hakka. Bagian luar atau kulit mochi kenyal tapi nggak lengket, isinya bisa macam-macam, ada juga yang tanpa isi.

 

SQUARE BISCUIT

 

Minguo Road di Chiayi Taiwan memang terkenal akan resto mie dan mantounya, tapi juga terkenal sebagai tempat lahirnya square biscuit. Terbuat dari susu bubuk, mentega, biji wijen, dan gula. Adonannya dipanggang sampai wangi dan garing dan kemudian dipotong-potong persegi.

 

Baca juga: "8 Best Taiwan Street Food. Jangan Lewatkan yang No.8"

 

BROWN SUGAR CAKE

Kue ini pengembangan dari tipe sponge cake kukus yang dulunya menjadi sajian untuk sembahyang leluhur. Diyakini bahwa kue ini dibawa ke Penghu Taiwan oleh imigran dari Okinawa Jepang yang terkenal dengan brown sugarnya. Brown sugar cake yang terkenal di Penghu sekarang ini dulunya pertama kali dibuat oleh pembuat kue bernama belakang Maruhachi. Kue yang berkembang sekarang telah dimodifikasi mengikuti selera turis kebanyakan, lebih lembut dan tidak semanis kue aslinya. Dan sebagai oleh-oleh khas Penghu, tentunya sekarang kemasannya cantik menarik.

 

JIGUANG BREAD

 

Menurut legenda, roti bagel ini dibuat saat zaman Dinasti Ming oleh Jenderal Chi Chi Kuang, karena saat itu butuh ransum yang mudah dibawa di atas leher. Dibuat dengan adonan yang diragikan dengan bahan alami supaya menghasilkan roti yang solid tapi mudah dikunyah. Adonan dipanggang dengan cara ditempelkan ke dinding oven. Jiguang Bread versi Matsu Taiwan lebih bergaya China bagian utara. Roti lazim disajikan bersama ham dan telur goreng seperti hamburger, dan itulah makanya sering disebut Matsu hamburger.

 

OX TONGUE BISCUIT

 

Dinamai sesuai bentuknya yang oval panjang tipis laksana lidah. Daerah Yilan dan Lugang di Taiwan terkenal dengan ox tongue biscuitnya. Tapi biskuit dari Yilan dan Lugang walaupun tampilannya serupa, tapi sesungguhnya berbeda. Biskuit ox tongue di Yilan panjang, tipis dan kurus, krispi seperti biskuit pada umumnya. Lugang punya lebih tebal dan bentuknya lebih oval.

Teks: Mayawati NH (sumber data: www.taiwan.net.tw) Foto: www.taiwan.net.tw (Taiwan Tourism Bureau)
Comment