JANGAN CUMA TRANSIT DI SORONG, DONG!

JANGAN CUMA TRANSIT DI SORONG, DONG!

Friday, 25-08-2017 | 11:11

Sunset indah dari Tembok Berlin di Sorong

 

Sorong sejauh ini mungkin dikenal hanya karena merupakan gerbang masuk ke Raja Ampat, destinasi selam dunia. Juga sebagai gerbang masuk ke kota-kota lain di Papua karena letaknya paling barat di Pulau Papua. Tapi apakah Sorong hanya itu?

 

DI MANA LETAK SORONG

 

Secara administratif Sorong masuk Provinsi Papua Barat. Sejak pemekaran provinsi tahun 2003 Papua dibagi dua yaitu Provinsi Papua beribu kota di Jayapura dan Provinsi Papua Barat beribu kota di Manokwari. Tapi meskipun bukan ibu kota provinsi Sorong relatif lebih ramai dibandingkan Manokwari.

 

BAGAIMANA KE SORONG?

Bisa dengan  pesawat terbang dan kapal PELNI. Tapi kapal PELNI mungkin bukan alternatif yang baik karena butuh 5-7 hari jika berangkat dari Jakarta. Sedangkan dari Manado makan waktu 2 hari 1 malam.

 

Dengan pesawat terbang kita akan mendarat di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong. Beberapa maskapai yang melayani rute Jakarta-Sorong antara lain Garuda Indonesia, Nam Air, SriwijayaAir, Batik Air.

 

Jadwal penerbangan favorit adalah malam hari dari Jakarta sehingga tiba di Sorong pagi hari, dan langsung bisa beraktivitas. Yang mau ke Raja Ampat dengan kapal umum pun masih keburu kalau pas ada jadwal yang jam 9 pagi.

 

Harga normal tiket pesawat sekali jalan dari Jakarta ke Sorong paling murah sekarang bisa Rp 1,5 juta. Tapi saat high season sekitar Desember-Februari sulit mendapatkan harga di bawah Rp 2 juta sekali jalan. Jadi siapkan bujet minimal Rp 4 juta.

 

ADA APA AJA DAN BISA NGAPAIN AJA DI SORONG?

Sorong merupakan kota di pesisir pantai dengan perpaduan berbagai etnis masyarakatnya sehingga selain menawarkan pemandangan alam yang indah juga kaya akan budaya. 

 

Sunset

Warga lokal menikmati sunset dari Tembok

 

Untuk menikmati sunset kita nggak perlu berkendara jauh. Di pusat kotaSorong ada tempat yang bernama Tembok Berlin. Namanya keren ya? Hehe, katanya sih orang Jakarta yang menamai begitu, sedangkan orang Sorong sendiri hanya menyebutnya Tembok. Tembok ini fungsinya untuk memisahkan pantai dan daratan, agar ombak tidak sampai ke jalanan. 

 

Sunset cantik ke arah pelabuhan juga bisa dinikmati dari Vihara Buddha Jayanti. Untuk ke vihara di atas bukit ini kita harus berkendara. Sesampainya di tempat parkir, kita harus menaiki anak tangga untuk sampai ke halaman vihara bagian atas, tempat kita bisa duduk-duduk menanti sunset.

 

Sunset ke arah pelabuhan dari Vihara Buddha Jayanti

 

Jika ingin menikmati sunset di pantai yang lebih sepi dan berenang di laut, kita dapat berkendara ke  Pantai Tanjung selama 45 menit sampai 1 jam dari pusat kota Sorong. Pantai Tanjung memiliki garis pantai cukup panjang. Fasilitas umum yang tersedia:  kamar bilas, bangku kayu, peminjaman ban berenang.

 

Ray of light di Pantai Tanjung

 

Jika bosan dengan pemandangan sunset di pantai, boleh menuju Tampa Garam. Letaknya antara Kota Sorong dan Pantai Tanjung. Daerah ini merupakan perkampungan masyarakat yang rata-rata membangun rumah mereka di atas air.  Sehingga pemandangan yang dihasilkan adalah perpaduan antara budaya masyarakat, rumah apung di atas laut dan matahari terbenam.

 

Rumah penduduk Tampa Garam yang dibangun di atas air

 

Budaya

Budaya Papua tentu menjadi daya tarik sendiri bagi pelancong yang datang ke Sorong. Untuk mengamati kehidupan masyarakat Papua berkunjunglah ke Pasar Bosweseen (Pasar Rakyat Sorong). Yang menarik, pagi atau sore hari di belakang pasar terdapat dermaga kecilyang digunakan para nelayan untuk menurunkan hasil tangkapan ikan.

 

Di samping pasar terdapat tanah adat dengan beberapa rumah kayu yang merupakan rrumah bagi masyarakat pulau. Bisa hunting foto human interest: anak-anak lokal bermain, mama-mama Papua menjual pinang dan sirih, ataupun nelayan yang mengangkut hasil tangkapannya.

 

Mama-mama Papua yang berjualan di pasar

 

Tak jauh dari Pasar Bosweseen terdapat Gereja Katedral Katholik yang bentuk bangunannya unik menyerupai rumah adat Papua. Gereja ini merupakan salah satu rumah ibadah dengan arsitektur terbaik di Sorong.

 

Pemandangan Alam

Kontur daratan Sorong yang berbukit menguntungkan kita untuk menemukan spot terbaik melihat Sorong dari atas. Salah satunya dariPuncak Arfak. Dari atas sini kita bisa melihat keindahan Kota Sorong yang berbatasan langsung dengan laut dan tampak beberapa pulau kecil di sekeliling kota. Pada malam hari tempat ini menjadi perpaduan kelap-kelip lampu kota dan bintang.

 

Kota Sorong tampak dari Puncak Arfak

 

Sorong juga memilik hutan lindung yang merupakan program pemerintah.Tempat ini menarik karena di beberapa spot disediakan jalur papanyang mudah dilintasi dan ada area kemping. Pohon-pohon di sini dibiarkan tumbuh alami dan sangat rindang. Jika beruntung kita bisa melihat kupu-kupu berwarna-warni.

 

Kuliner

Tak lengkap jika ke Sorong belum mencicipi makanan khas Papua, papeda. Papeda adalah makanan yang terbuat dari sagu yang biasanya dimakan bersama dengan kuah ikan. Untuk menikmati papeda kita dapat menuju Restoran Sunshine di belakang Hotel Tanjung. Resto ini juga menyediakan aneka Chinese food. Aneka Chinese food dan seafood juga dapat dinikmati di Restoran Dapur Berkat di Jl. Basuka Rahmat KM 8 Remu Utara. Kualitas makanan dan layanannya bagus, tempatnya juga nyaman.

 

Untuk kuliner kaki lima didominasi seafood di sepanjang Tembok Berlin. Tenda-tenda makanan mulai buka dari sore hingga malam hari. Salah satu yang direkomen adalah Warung Marinda. Selain seafood terdapat juga kudapan ringan ala orang Makassar seperti pisang epe, saraba atau jagung bakar. Di dekat Tembok Berlin juga ada Coto Makassar Bhaita yang boleh dicoba.

 

Deretan warung seafood di Tembok Berlin

 

Ikan bakar

 

Salah satu makanan favorit warga Sorong adalah babi panggang di Rumah Makan Brastagi di Aimas. Untuk menuju Aimas diperlukan 30-45 menit dengan berkendara dari pusat kota (perhitungan pusat kota biasanya dari Saga Department Store). Aimas sendiri merupakan distrik dan ibu kota Kabupaten Sorong  yang  mulai  berkembang perekonomiannya.

 

Sorong memiliki banyak buah kelapa yang biasanya dijual di sekitar Pasar Bosweseen atau di Pantai Tanjung dengan harga yang jauh lebih murah. Masih segar karena langsung dipetik dari pohonnya.

 

BAGAIMANA BERKELILING SORONG?

Bisa menggunakan “taksi”, istilah orang Sorong untuk angkutan umum yang mirip angkot di Jakarta dengan tarif Rp 5.000 sekali jalan. Sayangnya, rute “taksi masih sangat terbatas.

 

Ojek menjadi alternatif lainnya dengan kisaran harga Rp 15.000?25.000 tergantung jarak tempuhnya. Namun jika memiliki teman seperjalanan 4-6 orang disarankan menyewa mobil karena lebih praktis jika ingin berkeliling hingga Pantai Tanjung atau Aimas. Harga sewa mobil +/-Rp 500.000-an seharinya termasuk supir tapi belum termasuk BBM dan biaya makan supir.

 

DURASI KUNJUNGAN

Sorong nggak terlalu besar dan biasanya hanya disinggahi sebelum atausetelah ke Raja Ampat. Tapi kalau mau berkeliling Sorong dan menikmati semua tempat?tempat menarik yang dibahas di atas butuh 2-3 hari. 

 

BAGAIMANA PENGINAPANNYA?

Sorong memiliki beberapa hotel yang cukup terkenal seperti Swiss?Belhotel, The Belagri Hotel & Conventiondan, Luxio Hotel. Harga per malamnya mulai Rp 500.000. Sedangkan di Tampa Garam ada Hotel Cartenz di tepi pantai.

 

Pemandangan pantai dari Hotel Cartenz di Tampa Garam

 

BEBERAPA TIPS

1. Bawalah sunblock. Sorong sangat panas terutama siang hari.

2.Sebagian besar barang yang dijual di Sorong, baik itu di toko swalayan maupun di kios pinggir jalan adalah harga fiks yang nggak bisa ditawar. Berhati-hatilah jika mau menawar agar terhindar dari makian penjual.

3.Hindari keluar pada malam hari setelah pukul 9 malam karena di beberapa titik kota rawan terjadi tindakan kriminal disebabkan banyaknya orang mabuk yang berkeliaran di jalan. Jangan bepergian sendirian terutama malam jika tidak ingin menjadi sasaran preman.

 

BELI OLEH-OLEH APA DARI SORONG?

- Roti Abon Gulung Hawaii. Aslinya berasal dari Manokwari, namun ada cabang di Sorong dan kemudian berkembang menjadi oleh-oleh yang dibawa pulang dari Sorong. Bisa dibeli di bandara saat hendak pulang. Merek lain ada Roti Abon Billy.

- Keripik keladi. Sekarang sudah dijual dalam beberapa merek namun pelopornya adalah merek Saiyo. Keripik keladi aneka merek ini bisa dibeli di supermarket lokal Sorong.

- Batik Papua. Kain batik dengan motif khas Papua seperti tifa, rumah honai dan burung cendrawasih yang dijual berupa kain meteran ataupun pakaian jadi. Bisa dibeli di Aneka Batik Papua, Jl. Basuki Rahmat No. 37 dan Jl. Selat Sagawin No. 40.

- Ikan asin dan udang. Udang dari Sorong dikenal murah, berkualitas bagus, dan berukuran besar. Sebagian besar udang ini memang untuk komoditas ekspor. Sedangkan ikan asin yang menjadi incaran adalah ikan kerapu yang diasinkan. Tips: Untuk membawa ikan asin ke pesawat, harus dibungkus rapi dan rapat di dalam plastik, kemudian taburkan sedikit bubuk kopi, baru dimasukkan ke dalam dus agar baunya nggak keluar.

- Aneka T-shirt dan kerajinan khas Papua bisa dibeli di Saga Dept. Store (terbesar di Sorong) atau di Icon Raja Ampat, bisa juga di kios-kios di depan Tembok Berlin. Aneka suvenir juga bisa dibeli di banyak toko suvvenir khas Papua yang ada di Sorong. Ada Tembok Production, ada Kaokanao.

 

Suvenir kerajinan khas Papua

 

 

 

Teks & Foto: Vivi Suciana, Mayawati NH

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


477

Back to Top