JAJAN DENGAN UANG KAYU DI PASAR KAKILANGIT

JAJAN DENGAN UANG KAYU DI PASAR KAKILANGIT

Wednesday, 28-11-2018 | 23:22

 

Dlingo, sebuah kecamatan yang masuk dalam wilayah Kabupaten Bantul, DIY memang terkenal dengan destinasi wisata selfie berlatar belakang keindahan alam. Tercatat ada sekitar 20 jenis wisata ini yang sangat ramai dikunjungi wisatawan terutama saat liburan tiba, mulai dari rombongan keluarga hingga sekolah atau kampus.

 

Baca juga: "Kampung Emas, Serasa Pulang ke Kampung Halaman"

 

Dlingo semakin memantapkan diri sebagai gudangnya tempat wisata dengan menghadirkan destinasi baru, yakni Pasar Kakilangit. Pasar ini menampilkan nuansa alam yang dipadukan dengan tradisi Jawa di mana terdapat keunikan seperti busana adat Jawa yang dikenakan beberapa penjual, makanan tradisional tempo dulu dan uang untuk berbelanjanya pun menggunakan kepingan uang dari kayu.

 

Uang kayu


Saat mengunjungi Pasar Kakilangit pengunjung akan disambut oleh seorang bapak-bapak yang mengenakan pakaian adat Jawa untuk menawarkan kepingan uang kayu. Uang tersebut nantinya yang akan dipakai untuk membeli makanan. Ada 3 jenis pecahan mata uang kayu, nilai 10 setara Rp10.000, nilai 5 setara Rp5.000 dan nilai 2 setara Rp2.000. Jika kebetulan ada sisa uang kayu, boleh ditukarkan kembali ke uang asli sesuai nominal.

 

Baca juga: "Mau Jajanan Tradisional, Datang Saja ke Pasar Unik di Bantul Ini"


Pasar Kakilangit pertama kali dibuka pada 10 Desember 2017. Buka hanya di hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 07.00 hingga 12.00 dengan menyajikan beberapa menu pilihan seperti nasi rames, bledak, oseng daun pepaya, oseng jamur, oseng pepaya muda, mie letek, kupat tahu, gudeng mangar, lontong opor, soto sapi dan ayam kampung. Untuk camilan ada kacang rebus, jagung rebus, tahu guling, tiwul, tempe bacem, gembrot, bubur ndeso dan jadah. Sementara minuman tradisional ada wedang uwuh dan es kuwut.

 

 


Sembari menikmati makanan, pengunjung juga dimanjakan oleh pertunjukan seni Jawa di sebuah panggung teater, berupa musik tradisional maupun seni tari. Bagi yang ingin merasakan sensasi menginap di sekitar Pasar Kakilangit bisa dengan mudah menyewa homestay model rumah gebyok yang dikelola masyarakat setempat. Mengenai harga tergantung tipe yang dipesan, ada kamar yang berisi 2 orang hingga kamar untuk rombongan.

 


Lokasi Pasar Kakilangit tepatnya berada di Dusun Cempuk, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY. Sangat mudah diakses dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta hanya dengan waktu sekitar 1 jam perjalanan atau berjarak 26 km. Tempat wisata ini sangat cocok dinikmati bersama keluarga sebab Pasar Kakilangit sekaligus menjadi tempat wisata edukasi yang mengajarkan bahwa budaya Indonesia patut dan wajib dilestarikan.

Teks: Arief Nurdiyansah Foto: Clara Soca Atisomya

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


168

Back to Top