30 LANDMARK DI INDONESIA (bagian 1)

30 LANDMARK DI INDONESIA (bagian 1)

Tuesday, 12-04-2016 | 14:07

Landmark adalah obyek yang dikenal luas yang berada di satu daerah tertentu. Bisa berupa bangunan, menara, jembatan, tugu, monumen, patung, masjid, gereja dan bangunan tempat ibadah lainnya. Berikut kami kumpulkan landmark dari seluruh Indonesia. Coba hitung, Anda pernah ke berapa landmark?

 

1.       Monas, Jakarta

Monumen Nasional ini tingginya 132 m, dibangun pada 17 Agustus 1961 dan mempunyai mahkota lidah api berlapis emas di puncaknya yang melambangkan semangat perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Di dinding luar nampak relief yang menceritakan sejarah Indonesia. Kita dapat memilih hanya masuk hingga cawan atau terus ke puncak dengan lift. Antrean lift saat wiken atau hari libur biasanya mengular. Tapi worth the effort, karena dari atas kita bisa melihat pemandangan Jakarta dari 4 penjuru.

 

2.       Gedung Sate, Bandung

Dinamakan Gedung Sate karena di bagian puncaknya ada tiang yang bentuknya mirip tusuk sate. Gaya arsitekturnya kombinasi antara gaya arsitektur Italia, pagoda, Candi Borobudur dan meru yang ada di Bali. Juga menampilkan gaya tradisional Sunda. Gedung ini setelah mengalami beberapa kali peralihan fungsi, sejak tahun 1980 hingga sekarang digunakan sebagai kantor dan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Untuk menikmati keindahan Kota Bandung kita bisa naik ke lantai 5.

 

3.       Jembatan Pasupati, Bandung

Jembatan Pasupati atau Jalan Layang Pasupati dibangun untuk menghubungkan bagian utara dan timur Kota Bandung. Dinamakan Pasupati karena menghubungkan jalan terusan Pasteur dan Jalan Surapati. Tampak indah karena mengusung teknologi cable stayed,  yaitu ditopang dengan satu atau lebih tiang utama, dan kabel-kabel besar yang menahan badan jembatan sehingga dari jauh nampak seperti alat musik harpa. Seperti jembatan lainnya, Jembatan Pasupati juga lebih menarik dilihat saat malam hari.

 

4.       Candi Borobudur, Magelang

Candi Buddha terbesar di dunia ini bukan hanya landmark Jawa Tengah, tapi juga landmark sekaligus ikon wisata Indonesia. Candinya megah, dengan relief menyelimuti sekujurnya. Saat berada di puncak candi, kita juga akan dibuat ternganga dengan keindahan alam yang disuguhkan. Terlihat di kejauhan Gunung Sindoro, Sumbing, Merapi, Merbabu serta perbukitan Menoreh. Jangan lewatkan indahnya sunrise maupun sunset dari candi ini.

 

5.       Tugu Yogyakarta

Tugu yang terletak di perempatan jalan antara Jl.Diponegoro, Jl.A. Moh. Sangaji, Jl.Jenderal Sudirman, dan Jl.Mangkubumi/Jl.Margo Mulyo ini adalah simbol pemersatu antara kerajaan dengan rakyat yang berjuang melawan penjajah. Di sekitar sini kita dapat menikmati beberapa kuliner khas Jogja seperti wedang ronde, dengan cara lesehan. Waktu yang cocok untuk merasakan keindahannya adalah saat malam hari, karena lalu lintas lebih sepi, ditambah lagi pancaran lampu membuatnya bersinar.

 

6.       Lawang Sewu, Semarang

Dinamakan Lawang Sewu karena memiliki pintu yang  banyak. Dalam bahasa Jawalawang” berarti “pintu” dan “sewu” berarti “seribu”. Tetapi sesungguhnya pintunya nggak sampai seribu. Jendela-jendela lebar dan tinggilah yang dipersepsikan sebagai pintu. Kita akan diarahkan ke lantai dua melewati sebuah tangga besar, di mana kita dapat menyaksikan dinding kaca berukiran indah dan warna-warni. Berada dalam bangunan angker ini kita akan merasa pengap apalagi pencahayaannya remang-remang, makin menambah nuansa mistis.

 

7.       Sam Poo Kong Semarang

Kelenteng yang juga dikenal dengan nama Kelenteng Gedong Batu ini berada di daerah Simongan. Di sini pengunjung akan melihat relief yang mengisahkan pelayaran Laksamana Cheng Ho, yang patungnya berdiri di halaman kelenteng. Patung Cheng Ho setinggi 10 m dan tertinggi di Asia Tenggara ini didatangkan langsung dari China. Bangunannya didominasi warna merah dan terdapat banyak patung dewa dewi di sekitarnya.

 

8.       Gereja Blenduk, Semarang

Kota Semarang masih punya ikon lain yaitu gereja tua yang berdiri sejak tahun 1753. Disebut Gereja Blenduk karena bangunannya yang blenduk, dalam bahasa Jawa artinya “membulat”. Ya, kubah gereja yang dilapisi tembaga ini membentuk bulatan, seperti gereja-gereja tua di Eropa. Selain sebagai tempat beribadah, gereja ini juga menjadi obyek wisata. Bahkan tak jarang menjadi tempat untuk foto prewedding. Di sekitar gereja ada taman kecil yang enak untuk bersantai, Taman Srigunting.

(Bersambung ke sini)

Teks: Maulana Alam Foto: Adi Pamungkas, Aris Sanjaya, Daniel Kampua, Dok.MyTrip, Mayawati NH, Raiyani Muharramah, Rio Indrawan, Wahyuni Kamah, Istimewa, Shutterstock

5 COMMENTS


laura Apr 09, 2018 Reply

lengkapin lagi dong info landmark nya gan ????


maya Apr 11, 2018

Diklik aja kata bersambung "ke sini" di bagian bawah artikel... Itu sambungannya


laura Apr 09, 2018 Reply

lengkapin lagi dong info landmark nya gan ????


laura Apr 09, 2018 Reply

lengkapin lagi dong info landmark nya gan ????


laura Apr 09, 2018 Reply

lengkapin lagi dong info landmark nya gan ????


649

Back to Top