10 LOKASI PENYELAMAN TERBAIK DI INDONESIA (Bagian 2-tamat)

10 LOKASI PENYELAMAN TERBAIK DI INDONESIA (Bagian 2-tamat)

Monday, 18-07-2016 | 17:03

Cantiknya bawah laut Ambon

 

Nggak usah pergi ke mana-mana kalau mau menyelam. Cukup selami negeri tercinta ini. Dengan garis pantai 95.181 km (kedua terpanjang di dunia setelah Kanada), ditambah letaknya di segitiga terumbu karang dunia, nggak heran Indonesia punya surga bawah laut maha cantik yang terhampar dari Pulau Weh sampai Raja Ampat. Nggak ada deh tempat lain di dunia yang punya biota laut seberagam Indonesia. Para penyelam mancanegara pun berbondong-bondong datang sepanjang tahun. Rugi banget kalau kita malah nggak menikmatinya. So, kemas dive gear Anda. Mari kita selami keindahannya satu per satu.

Catatan: Nomor urut bukan menggambarkan peringkat.

(Bagian 1 bisa dibaca di sini)

 

6. Takabonerate

Taman Laut Nasional Takabonerate memiliki atol ketiga terbesar di dunia yang luasnya 220.000 hektar. Taman nasional yang termasuk dalam Kabupaten Selayar ini terdiri dari sekitar 21 pulau kecil, antara lainTinabo, Latondu, Lantigiang, Sepe, Bongko. Meski masuk teritori Sulawesi Selatan, Takabonerate berada di Laut Flores.

Highlights: Napoleon wrasse, dolphin, schooling jack fish, crocodile fish, visibility yang jernih hingga 30-50 meter.

Dive sites: Taka Lamungan, Taka Gantarang, Pulau Rajuni, Pulau Ampalas, Bubbe.

Waktu terbaik: April-Desember

Durasi tinggal: Minimal 7 hari.

Ke sini: Terbang ke Makassar, lalu lanjut terbang ke Pulau Selayar selama 1 jam. Atau bisa juga dari Makassar lewat jalan darat ke Tanjung Bira, kota kecil di ujung Sulawesi Selatan yang paling dekat dengan Selayar. Memakan waktu 6-8 jam. Baru kemudian dari Tanjung Bira disambung dengan perjalanan laut ke Selayar selama 2 jam. Di Selayar, tepatnya di Kota Benteng, terdapat dermaga tempat resort-resort melabuhkan boat-nya untuk mengantar Anda.

 

7. Bali (Nusa Penida-Tulamben-Menjangan)

Tiga lokasi yang dipilih ini hanya mewakili, namun sebenarnya hampir di setiap sudut Pulau Bali ada lokasi penyelaman yang sayang dilewatkan, yakni Padang Bai, Gili Topekong, Amed, Seraya, Pemuteran, Secret Bay. Penggemar pelagic (ikan besar) maupun makro (makhluk-makhluk kecil) bisa terpuaskan. Namun primadona yang menyedot penyelam manca negara datang tiap tahun ke Bali adalah ikan mola-mola (sunfish), yang panjangnya ada yang sampai 4 m dan beratnya bisa mencapai 1 ton lebih.

Highlights: Ikan mola-mola, manta ray, schooling jack fish, garden eel, ship wreck.

Dive sites: Crystal Bay, Gamat Bay, Blue Corner, Manta Point, SD (Nusa Penida & Lembongan); Wreck USS Liberty, Drop-Off, Coral Garden (Tulamben), Pos I, Pos II, Garden Eel, Anchor Wreck (Menjangan).

Waktu terbaik: Sepanjang tahun, kecuali untuk mola-mola hanya Juli-September. Untuk berburu mola-mola, siap-siap menyelam dalam suhu air 17 derajat Celcius.

Durasi tinggal: Mengingat akses yang mudah, trip pendek akhir minggu dimungkinkan.

Ke sini: Untuk menyelam di  Nusa Penida Anda harus sewa boat atau mendaftar ke dive operator. Sedangkan untuk ke Tulamben, cukup sewa mobil. Tak perlu boat karena di Tulamben kita hanya melakukan shore dive. Hanya Menjangan yang letaknya agak jauh dari Kuta. Butuh 3 jam perjalanan darat untuk sampai ke dermaganya, lalu dengan menggunakan boat mendekati titik-titik penyelaman.

 

Ikan mola-mola, primadona Bali

 

8. Manado (Bunaken-Lembeh)

Bunaken terkenal dengan drop-off dan wall-nya serta visibility yang super jernih hingga bisa membuat penyelam lupa diri sampai ke kedalaman 50 meter! Sedangkan Lembeh adalah surga makro. Tinggal minta dicarikan makhluk-makhluk yang ingin Anda lihat, dan taraaa… Dive Master Anda akan segera menemukannya.

Highlights: Wonderpus octopus, mimic octopus, hairy squat lobster, hairy frog fish, ghost pipe fish, flamboyant cuttle fish, harlequin shrimp, kuda laut, pegasus, ikan banggai,giant clam.

Dive sites:  Black Rock, Likuan, Muka Kampung, Sachiko’s Point, Critter Circus, Labasong, Fukui  (Bunaken);  Batu Sandar, Air Bajo, Pantai Parigi, Hairball, Makawide, Nudi’s Retreat, Jahir, Sarena (Lembeh).

Waktu terbaik:

Bunaken: Sepanjang tahun. Namun kondisi terbaik di April-November.

Lembeh: Sepanjang tahun.

Durasi tinggal: Trip pendek 3-4 hari OK.

Ke sini: Pilih penerbangan paling pagi dari Jakarta ke Manado. Di Bandara Sam Ratulangi dive operator Anda siap mengantar ke Taman Laut Bunaken yang bisa ditempuh hanya 45 menit dari dermaga dengan speedboat.

Untuk Lembeh, dari Manado Anda masih harus melakukan perjalanan darat selama 1 jam ke dermaganya. Dari dermaga, Pulau Lembeh sudah terlihat dan hanya makan waktu sekitar 15 menit dengan speedboat.

 

Wonderpus octopus di Lembeh

 

Flamboyant cuttle fish di Lembeh

 

9. Ambon-Banda

Lokasi penyelaman di Ambon menyebar di beberapa titik di Teluk Ambon. Sedangkan kawasan Banda di Laut Banda terdiri dari 7 pulau utama: Banda Neira, Lonthor, Gunung Api, Pulau Pisang, Hatta, Ai dan Run. 

Highlights: Napoleon wrasse, spanish dancer, lobster, ambon scorpion fish, halimeda ghost pipe fish, frog fish, cockatoo wasp fish, mandarin fish, karang meja raksasa, marble ray, mobula ray.

Dive sites: Pintu Kota -model “arsitektur” bawah laut yang mencengangkan dengan kubah raksasanya, Hukurila Cave, Laha-surga makro, Aquila Ship Wreck (Ambon); Suangi Island, Lava Flow Banda, Batu Kapal, Karang Hatta, Pulau Ai (Banda).

Waktu terbaik:

Ambon: Sepanjang tahun.

Banda:  Maret-April, September-Desember

Durasi tinggal: Untuk Ambon 4-5 hari dimungkinkan. Untuk Banda minimal 7 hari.

Ke sini: Terbang tengah malam dari Jakarta ke Ambon. Di bandara kita akan dijemput pihak resort. Untuk ke Banda, kita harus naik pesawat lagi atau naik ferry dari Ambon.

 

Spanish dancer di Ambon

 

10. Pulau Weh, Aceh

Pulau terluar di ujung barat negeri kita ini menyimpan sejuta pesona bawah air. Sayang, tsunami tahun 2004 telah membuat satu makhluk yang amat dicari para penyelam hengkang dari sini: hiu paus. 

Highlights: Gunung api bawah laut, torpedo ray, zebra moray eel, giant moray eel, bumphead fish, barakuda, leaf fish.

Dive sites: Batee Tokong, Pria Laot Wreck, Rubiah Garden, Arus Balee, Selauko Cave, Shark Plateau, The Canyon.The  Canyon sangat istimewa selain karena formasinya yang seperti Grand Canyon, juga karena letaknya tepat di bawah Tugu Titik Nol dan menghadap ke Samudera Hindia.

Waktu terbaik: Sepanjang tahun.

Durasi tinggal: Minimal 5 hari.

Ke sini: Terbang menuju Banda Aceh. Dari bandara lanjutkan perjalanan ke dermaga di Ulee Lheue. Naik ferry lambat dari Ulee Lheue memakan waktu 2 jam hingga tiba di Dermaga Balohan di Pulau Weh. Sedangkan ferry cepat hanya butuh waktu 1 jam.

 

Zebra moray eel di Pulau Weh

 

.Torpedo ray di Pulau Weh

Teks & Foto: Mayawati NH

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


633

Back to Top