25 LANDMARK DI EROPA (bagian 4)

25 LANDMARK DI EROPA (bagian 4)

Thursday, 05-05-2016 | 15:20

Parthenon di Athena, Yunani

 

Landmark adalah obyek populer yang menjadi penanda atau ikon daerah/kota tertentu. Bisa berupa bangunan, menara, istana, kastil, jembatan, tugu, monumen, patung, gerbang, masjid, gereja dan bangunan tempat ibadah lainnya. Kalau sebelumnya pernah ditampilkan 30 landmark di Indonesia, kali ini 25 landmark di Eropa. Turis yang dolan-dolan ke Eropa pastilah manargetkan berfoto-foto di landmark-landmark ini. Anda sudah berfoto di mana aja?

 

 

16.       Parthenon (Acropolis of Athens) di Athena, Yunani

Kuil yang juga dikenal dengan nama Acropolis of Athens ini dibangun untuk Dewi Athena, Sang Dewi Pelindung pada abad ke-5 SM sebagai simbol Yunani Kuno atau Demokrasi Athena. Merupakan monumen budaya terbesar dunia. Kuil yang berada di dataran tinggi bebatuan alam atau dalam bahasa Yunaninya adalah Acropolis dengan tinggi 156 m ini sempat hancur karena perang dan dibangun ulang oleh tentara Yunani. Buka setiap hari pkl.08.00–16.30 dengan tiket EUR 12. Pada saat bulan purnama kuil ini buka hingga lewat tengah malam.

 

 

17.       Buckingham Palace di London, Inggris

Istana Buckingham didirikan tahun 1705 tapi baru resmi menjadi istana Kerajaan Inggris tahun 1837 saat Ratu Victoria menjadi raja/ratu pertama yang mendiami tempat ini. Seperti bangunan lainnya, Istana Buckingham mengalami beberapa kali renovasi atau re-modelling hingga akhirnya memiliki 775 ruangan, 19 states rooms, 52 kamar tidur keluarga kerajaan dan tamu, 188 kamar tidur staf dan 78 kamar mandi. States rooms digunakan untuk acara-acara resmi dan resepsi. Pengambilan foto atau gambar hanya bisa dilakukan di luar istana. Upacara pergantian penjaga di halaman istana merupakan tontonan yang ditunggu semua turis yang datang ke London. Jam buka istana untuk umum setiap hari selama musim panas (27 Juli–31 Agustus) pkl 09.30–19.00, terakhir masuk pkl.16.45.

 

 

18.       Hohensalzburg Fortress di Salzburg, Austria

Benteng yang terletak di atas bukit di Kota Salzburg -- kota kelahiran Mozart-- ini merupakan benteng terbesar di Eropa bagian tengah dan didirikan tahun 1107 hingga selesai tahun 1681. Karena pembangunannya yang memakan waktu sangat lama sering kali benteng ini disebut “Benteng Abadi”. Namun sampai detik ini keadaannya masih sangat terawat. Di dalam benteng terdapat Burgmuseum yang memamerkan berbagai alat yang dipakai untuk menyiksa tawanan perang. Ada juga Marionette Museum yang menarik banyak wisatawan karena menampilkan boneka-boneka yang digerakkan oleh benang.

 

 

19.       Bran Castle di Transylvania, Rumania

Kastil ini merupakan kediaman sang legenda drakula. Kini sudah menjadi museum. Apabila berkunjung di siang hari, pemandangan luar bukit Transylvania ini sangat indah, tapi boleh kok kalau mau berkunjung malam hari (kalau berani). Kastil Bran ini sangat terawat dan menjadi daya tarik turis.

 

 

20.       St. Peter’s Basilica di Vatikan, Italia

Di sini dikenal juga dengan sebutan Basilika Santo Petrus. Bangunan yang mempunyai luas 23.000 m2 dengan kapasitas hingga 60.000 orang ini sebenarnya mulai dibangun tahun 326, lalu runtuh secara perlahan. Oleh karena itu tahun 1506 selama 120 tahun Basilika ini kembali didirikan dan mendapat sumbangan dari Michael Angelo pada masa jabatan Paus Julius II. Bangunan dengan panjang 193 m dan tinggi 132 m ini merupakan basilika terbesar di dunia. Menurut tradisi, di dalam bangunan ini terdapat Santo Petrus, murid pertama Yesus dan dianggap sebagai Paus pertama yang meninggal karena disalib dan dikuburkan di bawah altar utama. Buka setiap hari pkl.07.00-19.00 (April-September) dan pkl.07.00-18.00 (Oktober-Maret).

 

(Bersambung)

Teks: Fransiskus Ipang K Foto: Istimewa, Shutterstock

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


438

Back to Top