PANDUAN CERDAS EKSPLOR NEPAL

PANDUAN CERDAS EKSPLOR NEPAL

Thursday, 24-08-2017 | 23:10

Sunrise di Sarangkot

 

Nepal selalu identik dengan Himalaya dan wisata trekking. Nggak heran karena alam Nepal yang didominasi barisan pegunungan di bagian utara membuat ada banyak rute trekking yang menarik wisatawan dari seluruh dunia. Dan tentunya Nepal juga cocok bagi yang suka budaya dan sejarah. Selain itu, Nepal jadi favorit karena biaya hidupnya yang murah. Tapi mengeksplor Nepal gampang-gampang susah. Nah, makanya sebelum berangkat, baca dulu panduan cerdas yang dirangkumkan MyTrip berikut ini.

 

INFO UMUM

Letak: Di Asia Selatan. Merupakan landlocked country di Central Himalaya. Berbatasan dengan China (Tibet) di utara, India di selatan, timur dan barat. Himalaya Range sebagian besar ada di Nepal. Dan Nepal memiliki 8 dari 10 gunung tertinggi di dunia, tentunya termasuk Mount Everest (8.848 m), gunung tertinggi di dunia.

 

 

Luas: 147.181 km2 (lebih luas sedikit dari Pulau Jawa –126.700 km2) . Bentuk wilayahnya seperti trapesium dengan panjang 800 km dan lebar 150-250 km. Dibagi menjadi 3 zona geografis: Himalaya, mid hill, dan Terai (dataran rendah di bagian selatan).

Bentuk negara: Republik Federal Demokratik (tadinya monarki)

Ibu kota: Kathmandu

Kota/ desa wisata: Kathmandu, Pokhara, Bhaktapur, Sarangkot, Nagarkot

Pembagian region: Ada 7 states dan 75 distrik

Zona waktu: GMT+5:45 (lebih lambat 1 jam 15 menit dari WIB)

Bahasa: Nepali. Tapi banyak penduduknya bisa berbahasa Inggris (dengan aksen India tentunya).

Mata uang: Nepalese Rupee (NPR). NPR 1= +/-Rp 130

                       USD 1= +/-NPR 102

                       Jangan bawa rupiah, tapi bawalah USD untuk ditukarkan di sana.

Kode telepon: +977

Stop kontak: Tiga lubang bundar (ada juga yang dua lubang bundar tapi jarang)

Internet/Wi-Fi: Hampir semua hotel memberikan Wi-Fi gratis di kamar.

Kebiasaan tipping: Ya, tip diharapkan di Nepal baik itu di restoran dan hotel, juga untuk pemandu, tapi tidak untuk taksi.

Air minum: Air keran di tempat umum maupun di hotel tidak direkomen untuk diminum langsung. Tapi hotel (dari mulai *2) umumnya menyediakan air minum.

Jam buka toko: 09.00-23.00 di Thamel dan area turis. Di tempat lain 08.00-20.00.

Menyetir: Posisi setir di kanan, kendaraan jalan di kiri jalan. Sama dengan di Indonesia.

 

VISA

Visa on Arrival (VOA) di bandara. Nggak ada syarat apa-apa selain paspor. Dulu diminta siapkan pasfoto, sekarang difoto langsung di sana saat apply. Untuk lama tinggal maksimal 15 hari biaya VOA USD 25 dan untuk maksimal 30 hari USD 40.  

 

WAKTU TERBAIK KUNJUNGAN

Di Nepal ada 4 musim. Winter: Desember-Februari. Pre-Monsoon: Maret-mid Juni. Monsoon: mid Juni-mid September. Post-Monsoon: mid September-November. Ada juga yang membaginya menjadi 5 musim: semi, panas, monsoon, gugur, dingin.

 

Pada dasarnya Nepal bisa dikunjungi kapan saja, karena tiap musim menawarkan suasana yang berbeda. Tapi waktu favorit kunjungan turis adalah Pre-Monsoon atau musim semi (rhododendron bermekaran) dan Post-Monsoon atau musim gugur (langitnya paling cerah). Post Monsoon terutama dipilih untuk trekking dan kegiatan outdoor lainnya. Saat Monsoon banyak turun hujan.

 

 

CARA KE NEPAL

Dari Jakarta ke Kathmandu:

Nggak ada penerbangan langsung Jakarta-Kathmandu. Biasanya wisatawan dari Indonesia memilih AirAsia ke Kathmandu dengan transit di Kuala Lumpur. Durasi Jakarta-Kathmandu (dengan transit terpendek) total +/-9 jam. Harga normal tiket pesawat PP dengan AirAsia mulai Rp 6 juta (belum termasuk  bagasi & makan).

Maskapai lain: Thai Airways (transit di Bangkok), Malindo Air (transit di Kuala Lumpur).

Bandara di Kathmandu: Tribhuvan International Airport.

 

Tribhuvan International Airport

 

TRANSPORTASI DARI BANDARA TRIBHUVAN

Bandaranya belum modern, nggak banyak pilihan transportasi untuk ke pusat kota. Hanya ada prepaid taxi. Bus umum memang ada tapi dari luar bandara dan nggak nyaman. Paling aman dan nyaman: minta jemput pihak hotel tempat kita menginap.

Warning: jaga dan bawa semua koper dan barang bawaan Anda, karena kalau sampai dibawakan oleh orang-orang lokal yang memaksa membawakan, mereka akan minta imbalan.

 

TRANSPORTASI DI KATHMANDU & POKHARA

Transportasi umum di Nepal belum terintegrasi. Tapi di kota besar seperti Kathmandu dan Pokhara cukup banyak pilihan: bus umum, bajaj, becak, taksi resmi, taksi tak resmi, dan tentu ada juga mobil sewaan (lewat agen travel atau perusahaan sewa mobil). Sepeda motor, sepeda gunung atau sepeda biasa juga ada disewakan. Di desa-desa area pegunungan ada juga jeep umum.

Tips: Kalau mau santai mengeksplor Nepal ambil saja paket tur dari agen travel lokal yang banyak membuka kantornya di kawasan Thamel. Salah satu yang direkomendasi adalah Mountain Delights Treks & Expedition Pvt. Ltd (www.mountainsdelights.com dan www.gotomountain.com). Harga tur ekonomis dan bersahabat, daripada Anda jalan sendiri juga belum tentu jadi lebih murah.

 

TRANSPORTASI ANTARKOTA

Dari Kathmandu ada bus eksekutif, bus turis dan bus lokal ke beberapa kota-kota utama di Nepal. Kalau ke kota-kota kecil ada mini bus umum (semacam elf). Kalau mau nyaman tentu naik mobil sewaan untuk berpindah antarkota lewat jalan darat.

 

Atau kalau dari Kathmandu ke Pokhara bisa naik penerbangan domestik seperti: Nepal Airlines, Buddha Air, dan lainnya (ada sekitar 5 maskapai yang direkomedasikan). Jadwal penerbangan Kathmandu-Pokhara ada 8X setiap harinya. Harga tiket sekitar USD 200-an PP, atau USD 115 sekali jalan. Durasi: 25-30 menit. Beberapa maskapai lokal juga menawarkan mountain flight.

 

Berat bagasi maksimal untuk penerbangan domestik: 18 kg.

Bandara di Pokhara:  Pokhara Airport.

 

Tips: Ambil 2-3 hari ekstra sebelum pulang ke Jakarta jika Anda melakukan penerbangan domestik dulu di Nepal sebelum hari kepulangan. Karena penerbangan domestik dari Lukla atau Jomsom misalnya, rawan cancel karena faktor cuaca. Jadi Anda harus ambil alternatif jalan darat. Atau menunggu penerbangan dibuka kembali bisa 1-2 hari.

 

 

MUST DO

Ada beberapa kegiatan atau atraksi yang wajib dicoba kalau ke Nepal. Apa aja?

-          Strolling along di kawasan Thamel di Kathmandu untuk menikmati hiruk-pikuk khas Nepal (Anda bisa belanja keluar masuk toko, bisa juga nongkrong di kafe atau bakery).

-          Melihat sunrise dan sunset di Sarangkot.

-          Soft trekking (bahkan untuk yang nggak suka trekking pun dianjurkan minimal ambil soft trekking karena sayang ke Nepal nggak trekking sama sekali untuk menikmati pemandangan Pegunungan Himalaya lebih dekat).

-          Naik Everest Flight.

 

-          Melihat Kumari “The Living Goddesdi Kathmandu Durbar Square.

-          Tandem paralayang di Sarangkot, Pokhara.

 

MAKANAN DAN MINUMAN YANG PERLU DICICIP

-          Dal bhat (Nepali Set)

 

-          Momo (sebenarnya ini dumpling khas Tibet, tapi banyak juga di Nepal)

-          Masala tea (ini juga ada di India)

-          Juju dhau (yogurt tradisional Nepal)

 

BUDGET MAKAN

Per satu menu di restoran lokal +/-NPR 200 (nggak sampai Rp 30.000). Tapi bisa jauh lebih mahal jika makannya di teahouse atau kedai di jalur trekking di ketinggian. Makin tinggi lokasi makin mahal.

 

PENGINAPAN

Hotel *3 di Kathmandu dan Pokhara tarifnya mulai NPR 2.500/kamar.

Backpacker hostel: mulai NPR 600/kamar.

Tipe dorm: mulai NPR 300/orang.

Secara umum penginapan di Nepal lebih murah dari negara-negara Asia Tenggara.

Rekomendasi:

-          Di Kathmandu, menginaplah di kawasan Thamel karena inilah kawasan turis dan dekat ke keramaian.

-          Salah satu hotel yang direkomendasi di Kathmandu: Kathmandu Garden Home (www.kathmandugardenhome.com). Tarifnya mulai USD 30 (+/-NPR 3.000).

Kathmandu Garden Home

 

Kamar di Kathmandu Garden Home

 

OLEH-OLEH KHAS NEPAL

-          Pashmina dari bulu yak

-          Bendera Nepal yang bentuknya unik

 

-          Praying flag (bendera doa)

Tips: Manfaatkan waktu saat di Thamel Kathmandu untuk membeli perlengkapan naik gunung dan kegiatan outdoor lainnya karena lengkap, variatif dan murah. 

 

TEMPAT-TEMPAT WISATA POPULER

Kathmandu: Boudhanath Stupa, Swayambunath Stupa, Pasupathinath Temple, Kathmandu Durbar Square

Boudhanath Stupa

 

Pokhara: Phewa Lake, Devi’s Fall, Gupteswar Mahadev Cave

Phewa Lake

 

Bhaktapur: Bhaktapur Durbar Square, Nyatapola Temple, Bhairavnath Temple

Patan: Patan Durbar Square

Lainnya: Chitwan National Park, Trekking Annapurna Trail, Trekking Himalaya Trail, Gokyo Valley

Annapurna Trekking

 

Untuk mengetahui lebih detil tentang wisata trekking di Nepal, baca “Nepal Trekking, Frequently Asked Questions yang Wajib Anda Tahu”.

 

Untuk mendapat contekan jadwal perjalanan, baca “Itinerary Eksplor Nepal 9 Hari”.

 

Untuk mengetahui hal-hal unik di Nepal, baca “Hanya di Nepal yang Begini”.

Teks: Mayawati NH Foto: Dok. Buddha Air, Dok.Kathmandu Garden Home, Dok. MyTrip, Raiyani Muharramah, Zuriah Saibun

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


255

Back to Top