MUST SEE SPOT IN TOKYO (Bagian 1)

MUST SEE SPOT IN TOKYO (Bagian 1)

Tuesday, 18-10-2016 | 17:12

Sensoji Temple

 

Jepang begitu menggoda. Apalagi banyak maskapai penerbangan menawarkan tiket promo ke sana yang bisa 4 jutaan PP, bahkan lebih murah! Siapa coba yang tak tergoda mengeksplor Negeri Sakura ini. Nah, buat Trippers yang sudah mengantongi tiket ke Tokyo, ini sedikit bekal untuk mengeksplornya.

 

TOKYO ITU LUAS, KALAU CUMA SEMINGGU, EKSPLOR TOKYO DAN SEKITARNYA AJA!

Kalau ada yang bilang, “Masak jauh-jauh ke Jepang cuma ke Tokyo?” Well, di Tokyo dan daerah Kanto (bagian timur Jepang) banyak banget tempat yang harus dilihat. Jadi kalau cuma punya waktu 1 minggu, lebih baik main di Tokyo dan sekitarnya aja, daripada menghabiskan waktu di perjalanan untuk ke kota lain. Memang bisa pakai shinkansen/kereta api super cepat, tapi mahal. Harga Shinkansen one-way Tokyo-Osaka bisa mencapai Rp 1.000.000!

 

Zona Waktu: GMT+9 (2 jam lebih cepat dari WIB atau sama dengan WIT).

Mata uang: Yen. 1 yen= +/-Rp 125

Visa: Sejak 1 Desember 2014 mulai diberlakukan pembebasan visa ke Jepang untuk WNI selama 15 hari kunjungan wisata, tetapi hanya untuk pemegang e-paspor. Dan sebelum berangkat pemegang e-paspor harus melaporkan terlebih dahulu ke Kedutaan Jepang. Kalau bukan e-paspor tetap harus ajukan visa.

 

APA AJA YANG HARUS DILIHAT DI TOKYO?

Harajuku, Shibuya, Shinjuku

 

Tiga daerah ini merupakan tempat nongkrong atau jalan-jalan sore dan belanja bagi kaum muda.  Terutama bagi yang doyan dengan fesyen yang up-to-date, atau juga fesyen ala Jepang, silakan main di Harajuku di Takeshita Street. Bila ingin berbelanja produk-produk Jepang murah-meriah, datanglah ke Daiso Department Store. Di sini harga barang-barang sekitar 100 yen dengan kualitas yang cukup bagus.

Dekat Harajuku, ada daerah yang namanya Omotesando Street. Ini tempat favorit untuk kelas menengah ke atas. Gucci, Emporio Armani, Louis Vuitton dsb berkumpul di daerah ini. Di sini juga terdapat Meiji Shrine (kuil Shinto).

Shibuya nggak jauh dari Harajuku. Selain pertokoan dan aneka restoran khas Jepang, ada sebuah patung yang terkenal yakni patung anjing Hachiko di sini. Hachiko merupakan anjing yang sangat setia pada tuannya. Setelah tuannya meninggal, ia setiap hari tetap datang ke Stasiun Shibuya menanti tuannya. Banyak turis yang datang ke Shibuya hanya untuk berfoto dengan patung ini.

 

Patung anjing Hachiko

 

Shinjuku merupakan salah satu pusat keramaian Tokyo. Beberapa pertokoan di antaranya Keio Department Store, Odakyu Department Store, Takashimaya dsb. Di Shinjuku juga terdapat Tokyo Metropolitan Office Building. Kita bisa naik ke atas dan menikmati pemandangan seluruh koto Tokyo. Gratis lho!

 

Shinjuku

 

Akihabara

Pusat toko elektronik terbesar di Jepang. Akihabara banyak dikunjungi turis asing, terutama dari Korea dan Cina. Jadi nggak heran bila menemukan asisten toko yang bisa berbahasa asing. Tempat ini juga terkenal sebagai tempat sakral bagi kaum “otaku” (tipe cowok yang tidak suka ke mana-mana, suka mengurung diri di rumah main game, atau baca komik dsb).  So, banyak ditemukan toko software game dsb.

 

Asakusa Kannon Temple (Sensoji Temple)

Sensoji Temple

 

Nah, kalo udah sampe Tokyo tapi nggak berfoto di sini, kayaknya belum nginjek Tokyo deh. Di dekat vihara tua Sensoji ini ada Nakamise Street –di sini banyak terdapat toko yang menjual barang-barang Jepang (mulai dari makanan, hiasan, baju, dll). Cocok untuk mencari oleh-oleh.

 

(Bersambung)

Teks: Budiman Jimron, Lisa Merinda Foto: Shutterstock

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


521

Back to Top