SEBELUM JELAJAH EKSOTISME TEHRAN BACA DULU PANDUANNYA

SEBELUM JELAJAH EKSOTISME TEHRAN BACA DULU PANDUANNYA

Friday, 21-06-2019 | 16:55

Keindahan Golestan Palace

 

Tehran, ibu kota Republik Islam Iran, adalah kota terbesar dengan jumlah penduduk terbanyak di Iran. Meskipun padat dan megapolitan, bukan berarti Tehran tidak dapat dinikmati. Kota ini memiliki 55 museum, baik yang besar dan kecil, 2.100 taman yang tersebar di penjuru kota, pasar yang tersebar di beberapa distrik kota dengan Grand Bazaar-nya yang sangat  terkenal, dan tentu juga Golestan Palace. Sebelum menjelajah eksotisme Tehran, baca dulu panduannya berikut ini.

 

CARA KE TEHRAN

Tehran merupakan gerbang masuk ke Iran lewat udara melalui Bandara Internasional Imam Khomeini. Dari Jakarta, penerbangan ke Tehran dilayani Thai Airways, Qatar Airways,  Emirates, Turkish Airlines, semuanya transit dulu di kota masing-masing negara maskapai penerbangan. Sedangkan penerbangan domestik dilayani melalui Merhabad Airport.

 

LETAK

Negara Iran terletak di Asia Barat, berbatasan dengan Armenia, Azerbaijan, Turkmenistan, Afghanistan, Pakistan, Turki, Irak. Sedangkan Kota Tehran berada di bagian utara Iran. Lokasinya cukup unik, sisi utara kota berbatasan dengan kaki Pegunungan Alborz, dan sisi selatan berbatasan dengan wilayah gurun.

 

BAHASA

Farsi (Persian) dengan aksara Arab. Bahasa Inggris dipakai secara terbatas.

 

MATA UANG

Rial Iran (1 Rial= Rp 0,4). Di pasaran orang menggunakan satuan mata uang toman. 1 toman= 10 rial.

 

ZONA WAKTU

GMT+3,5 (musim dingin)

GMT+4,5 (musim panas)

 

PLUG

2 kaki bundar –seperti di Indonesia

 

Baca juga: "Kalau ke Iran Jangan Lewatkan Shiraz (Bagian 1)"

 

VISA

Visa on arrival (VoA) yang berlaku 15 hari bagi pemegang paspor RI. Tapi dianjurkan untuk mengurus visa sejak di Indonesia, di Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta (telepon 021 31931378). Biayanya EUR 45 (plus travel insurance EUR 12,45).

 

WAKTU KUNJUNGAN TERBAIK

April-September. Sedangkan Juni-Agustus musim panas, cuaca sangat terik.

 

TRANSPORTASI DARI BANDARA

Imam Khomeini International Airport (IKIA) 30 km jaraknya dari pusat kota. Pilihan transportasi antara lain:

- Taksi bandara yang berwarna kuning.

- Bus bandara menuju stasiun metro Haram. Tapi harus diingat, bus tidak beroperasi kalau sudah malam. Bus ada di bagian exit bandara.

- Metro dari bandara beroperasi terbatas (pukul 06.45-13.30). Stasiun metro tidak jauh dari Terminal A di bandara. Metro dari IKIA terhubung dengan metro jalur 1 (Red Line) di tengah kota.

 

TRANSPORTASI DI DALAM KOTA

- Metro, sarana transportasi paling efisien dan cepat di Tehran yang beroperasi pukul 05.30-22.30. Metro di Tehran ada 6 lines. Seperti metro pada umumnya, kita bisa beli tiket terusan maupun sekali jalan. Tiket terusan berupa kartu seharga 30.000-50.000 rial yang cukup untuk keliling dengan metro selama 2 hari.

- Bus way tapi kalau nggak paham Bahasa Farsi agak sulit karena nama jurusan ditulis dalam Bahasa Farsi.

- Transportasi berbasis aplikasi Snapp yang bisa diunduh.

- Jika ingin yang praktis bisa sewa taksi untuk keliling dengan tarif USD 60 untuk kurang lebih 8 jam. 

 

Must Know:

- Rute transportasi publik hampir semua dalam Bahasa Farsi (kecuali metro ada tulisan Latin di beberapa stasiun).

- Ada sistem sharing taksi (na dar baste) -- kalau nggak bisa Bahasa Farsi repot. Ada juga private taxi (dar baste) --biasanya ditelepon dulu.

- Taksi di Tehran tanpa argo. Tawar sebelum naik. Pastikan harga per sekali jalan atau per orang, dalam rial atau toman. Hati-hati, supir taksi di Tehran suka pakai trik supaya kita bayar lebih mahal.

 

PENGINAPAN

Agak sulit mencari hotel bujet di Tehran. Harga kamar standar biasa dipatok mulai USD 30. Kamar hotel *3 harga mulai USD 50. Untuk yang baru pertama kali ke Tehran disarankan untuk mengontak agen perjalanan. Tips: Carilah penginapan yang nggak jauh dari stasiun metro agar bisa ke tempat wisata utama dengan metro yang bebas macet dan murah.  

 

URUSAN PERUT

Makanan murah meriah banyak dijual berupa burger atau di pizzaria di kios tepi jalan. Tapi kalau mau makanan lokal, ini beberapa yang patut dicicip:

- Faloodeh (Iranian cold dessert)

- Bastani (es krim yang terbuat dari susu, telur,gula, air mawar, saffron, vanilla, dan pistachio)

- Kebab

 

- Persian burger

- Fesenjoon (ayam grilled + kacang walnut + saus delima)

- 100% fresh juice delima seharga +/-Rp9.000

 

OLEH-OLEH

- Persian khatam Marquetry (kerajinan kayu & tulang onta yang dilukis, produk kerajinan khas Shiraz)

Marquetry

 

- Tea set, piring, gelas kecil

- Karpet atau tapestry

- Enamel works atau minakari

- Tekstil printing dengan motif khas Persia

- Must buy items: kacang-kacangan pistachio, almond, kismis, dan permen khas Iran, saffron (pewarna biryani) & chadoor (outer khusus berwarna hitam)

 

TIPS BERBUSANA SELAMA DI TEHRAN

- Di tempat umum perempuan diharuskan menutup rambut dengan kerudung atau selendang –tidak harus hijab, mengenakan blus panjang hingga melewati bagian bokong, berlengan panjang dan longgar, serta celana panjang.

- Masuk ke dalam masjid atau makam orang yang disucikan harus pakai chadoor yang sudah disediakan.

- Laki-laki tidak boleh pakai celana pendek.

 

Tentang objek-objek wisatanya bisa dibaca di artikel berikutnya.

Teks: Wahyuni Kamah Foto: Shutterstock

1 COMMENTS


Maya Jun 21, 2019 Reply

Silakan dibaca artikel yg informatif ini


914

Back to Top