WOW! DI GHENT BELGIA JUGA ADA RED LIGHT DICTRICT LHO...

WOW! DI GHENT BELGIA JUGA ADA RED LIGHT DICTRICT LHO...

Friday, 22-02-2019 | 22:32

Sudut terbaik Kota Ghent

 

Siapa pun yang datang ke Ghent, salah satu kota pariwisata di Belgia, akan terpukau dengan keaslian beberapa bangunan yang masih dipertahankan sejak Abad Pertengahan. Kota yang terkesan kuno ini memiliki landmark Belfry of Ghent yang merupakan belfry (menara pengawas) paling tinggi di seluruh Belgia. Ghent juga dikenal sebagai kota kanal di mana kita bisa berkeliling kota dengan boat tour. Selain itu, ssstt... ternyata di Ghent juga ada red light district lho.... 

 

Cara ke Ghent baca di sini.

 

GHENT CITY CARD & CARA BERKELILING GHENT

Pemandangan sepanjang boat tour

 

Dengan city pass ini kita tidak hanya dapat masuk ke berbagai museum dan tempat pariwisata di Ghent secara gratis, tetapi juga dapat rental sepeda gratis selama sehari, ditambah boat tour, transportasi umum yang berlogo De Lijn dan hop on hop off water-tramway yang juga gratis.

 

Di Ghent hanya ada dua macam transportasi umum, yaitu bus dan tram. Tiketnya bisa dibeli di kios Lijnwinkel, mesin penjualan tiket di dekat halte bus atau kita bisa langsung membelinya di atas bus.

 

INFO

  • Saat mengikuti boat tour kita akan melewati Ontmoeting, tempat pertemuan Sungai Leie dan Scheldt. Hal ini ditunjukkan oleh dua apartemen yang saling berseberangan dan memiliki patung perempuan dan laki-laki. Patung perempuan tersebut dianggap sebagai Lys, yang merupakan nama Sungai Leie dalam Bahasa Prancis. Sedangkan patung laki-laki bernama Scheldt yang mewakili Sungai Scheldt.
  • Di Ghent terdapat Manchestergebouw (Manchester Building) yang menjadikan pusat kota Ghent tidak seluruhnya khas Flemish.
  • Di sekitar Korenmarkt dan St.Nicholas’ Church kita bisa menemukan Sint-Niklaasstraat dan Kalandestraat yang merupakan jalanan yang penuh dengan toko berbagai merek pakaian terkenal. Seperti halnya di sepanjang Hoogport dan Langemunt yang berada di sudut Groentenmarkt.

 

St.Nicholas’ Church

 

GROENTENMARKT

Tepat di tengah alun-alun Kota Ghent ini terdapat pompa air dari abad ke-19 yang bentuknya mirip obelisk yang menjulang. Dulunya pompa air ini digunakan oleh para penjual sayur untuk mencuci dagangannya. Hingga kini pompa air masih berfungsi. O ya, Groentenmarkt artinya adalah “pasar sayuran”. Sekarang kita bisa membeli aneka jajanan di sini.

 

Di sekitar Groentenmarkt kita bisa melihat bangunan bersejarah yang berbahan dasar grey stone khas Abad Pertengahan seperti Great Buther’s Hall (Slaughter House) dan Gravensteen (Castle of the Counts).

 

BELFRY OF GHENT

 

Bagian dalam Belfry of Ghent yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO ini cukup luas. Di lantai pertama ada patung prajurit dengan kostum Abad Pertengahan. Di lantai 2 terdapat berbagai ukuran bel yang dipakai di menara. Setiap 15 menit terdengar berbagai lagu yang sudah diatur menggunakan alat pemutar musik raksasa di lantai ketiga.

 

Anak tangganya agak sempit. Bayangkan bagaimana dulu para prajurit dengan pakaian perang bisa naik dan turun menara yang memiliki lebih dari 300 anak tangga ini. Di ujung menara terdapat patung naga. Dari atas menara kita bisa melihat indahnya bangunan tua di sekitar kota secara keseluruhan. Kalau ingin melihat lebih detil kita bisa menyewa binokular dengan jaminan paspor.

 

Patung naga di dalam belfry

 

Letaknya di antara dua tempat ibadah terbesar di Ghent, yaitu St. Bavo’s Cathedral dan St.Nicholas’ Church. Jika berjalan lurus dari St.Nicholas’ Church melewati St.Michael’s Bridge, yang dianggap sebagai sudut terbaik untuk berfoto, kita akan tiba di St. Michael’s Church yang merupakan gereja yang dibangun oleh para pembuat bir di Ghent dan di dalamnya juga terdapat Dominican Perish, yang dulunya menjadi tempat tinggal dari para biarawati.

Tiket masuk: EUR 8

Jam buka: 10.00–18.00 (setiap hari)

 

STADSMUSEUM GHENT (STAM)

Museum favorit MyTrip ini adalah museum Kota Ghent yang memiliki konsep modern. Kita bisa melihat peta digital Kota Ghent yang menjadi lantai salah satu ruangan utama. Kita bisa melihat evolusi pembangunan Kota Ghent dari Abad Pertengahan hingga abad ke-21. Selain itu, kita akan diajak untuk menyelidiki ke mana hilangnya salah satu panel masterpiece yang paling dibanggakan Kota Ghent, “The Adoration of Mystic Lamb”, lukisan karya Jan Van Eyck yang menjadi altar utama di St. Bavo’s Cathedral.

 

Peta digital Kota Ghent di lantai museum

 

Di sini juga terdapat pameran benda-benda peninggalan kerajaan. Sambil beristirahat, anak-anak dan pengunjung dewasa juga boleh bermain lego dan mencoba membuat desain bangunan yang mungkin saja akan dibangun di Kota Ghent di kemudian hari.

Tiket masuk: EUR 8

Jam buka: 09.00–17.00 (Senin, Selasa, Kamis & Jumat)

             10.00–18.00 (Sabtu, Minggu & hari libur nasional)

 

INFO

Di dekat STAM terdapat dua museum seni paling penting di Ghent yaitu Museum of Fine Arts (MSK) dan Municipal Museum of Contemporary Art (SMAK).

 

GRAVENSTEEN

 

Castle of Counts ini sebenarnya lebih menyerupai benteng dibandingkan kastil. Namun pada abad ke-11 hingga ke-13, Count of Flanders tinggal di sini. Pada abad ke-14 dilakukan penambahan area yang menjadi tempat pengadilan. Berbagai alat yang pernah dipakai untuk menghukum penjahat, termasuk alat pancung, sekarang dipamerkan di Museum of Torture, di bagian dalam kastil ini.

Tiket masuk: EUR 10

Jam buka: 10.00–18.00 (setiap hari; April–Oktober)

             09.00–17.00 (setiap hari; November–Maret)

 

ST. BAVO’S CATHEDRAL

Altar utama St. Bavo’s Cathedral

 

Kalau sudah melihat replika lukisan “The Adoration of Mystic Lamb” di STAM, nggak lengkap kalau belum melihat aslinya yang disimpan di salah satu altar tertutup di St. Bavo’s Cathedral. Mungkin mereka tidak ingin kehilangan lukisan yang sangat berharga ini untuk kesekian kalinya. Hingga kini salah satu panelnya, “Just Judges” masih tidak dapat ditemukan.

 

Lukisan The Adoration of Mystic Lamb

 

Mengapa lukisan ini begitu diagung-agungkan warga Ghent? Karena lukisan ini menggunakan subjek masyarakat Flemish dahulu dan menjadi perebutan dan dicuri oleh berbagai tangan sejak zaman Napoleon hingga Nazi. Lukisan karya salah satu maestro Flemish, Jan Van Eyck ini menjadi lukisan yang paling berpengaruh karena menceritakan semua kisah dalam Injil.

Tiket masuk: EUR 4

Jam buka: 08.30–17.00 (Senin-Sabtu)

             13.00–17.00 (Minggu)

 

MENIKMATI GHENT DI MALAM HARI

Nikmati suasana romantis dan pesona kerlap-kerlip lampu kota Ghent di malam hari dengan berbekal The Ghent Light Plan yang bisa diunduh melalui link  https://visit.gent.be/sites/default/files/brochures/lichtwandeling_engels_lr.pdf. Walaupun terkesan nakal, tetapi kita direkomendasikan untuk mengunjungi Glass Alley, yaitu red light district di bangunan bersejarah yang berada di Pieter Vanderdoncktdoorgang, 10 menit berjalan kaki dari St. Bavo’s Cathedral. Anggap saja sedang menikmati arsitektur bangunan di Ghent sambil mendapatkan senyuman manis dari para wanita di belakang jendela.

 

Untuk yang suka dugem, Club Central Ghent di dekat St Jacob’s Church sering mengadakan live music and DJ’s performance. Sedangkan yang suka jazz, Hot Club Ghent yang terletak di gang sempit di sekitar Groentenmarkt bisa menjadi pilihan tepat.

 

PENGINAPAN DI GHENT

Hotel NH Gent Belfort

 

Hostel di Ghent yang paling dekat city center adalah Hostel Uppelink di dekat St. Michael’s Church, dengan harga mulai EUR 19/ranjang/malam, termasuk sarapan. Jika ingin merasakan pengalaman menginap di bangunan bersejarah tepat di depan balai kota, MyTrip merekomendasikan Hotel NH Gent Belfort, hotel berbintang 4 yang menawarkan harga mulai EUR 174/kamar/malam, belum termasuk sarapan. Di sekitar Groentenmarkt juga banyak terdapat hotel berbintang 3, seperti iBis dan Novotel dengan harga mulai EUR 122/kamar/malam, belum termasuk sarapan.      

 

TEMPAT MAKAN DI GHENT

Di sekitar Groentenmarkt terdapat banyak kafe dan restoran yang menjajakan makanan internasional dan fast food. Harga main course di restoran biasanya mulai EUR 16 sudah termasuk 1 gelas bir. Jangan lupa beli Cuberdons yang merupakan manisan khas Flanders yang luarnya bertekstur seperti campuran macaroons dan dodol rasa buah dengan selai beri di dalamnya. Banyak dijual di gerobak di alun-alun Groentenmarkt.

 

MyTrip merekomendasikan untuk mencari makanan di dekat Butcher’s House di mana banyak bangunannya merupakan peninggalan dari Abad Pertengahan. Selain itu, ada juga Restaurant Belfort, di dekat Belfry of Ghent, yang porsinya super besar dengan harga main course mulai EUR 17.

 

Jangan lupa mencoba waterzooi yang merupakan masakan khas Flemish yang terbuat dari seafood atau ayam dengan kentang dan banyak sekali irisan daun bawang dan seledri dengan kuah creamy. Satu porsi bisa dimakan berdua dan harganya EUR 17–20. Salah satu restoran yang menghidangkan waterzooi paling enak di Ghent adalah Chez Leonine, tepat di deretan bangunan di seberang Butcher’s House dan sederet dengan Bierhuise (beer house).

 

Waterzooi yang merupakan masakan khas Flemish

 

Teks: Agusmia Putri Haerani Foto: Agusmia Putri Haerani, Shutterstock, Visit Brussels, Visit Flanders

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


843

Back to Top