PENGGEMAR TINTIN HARUS BANGET NIH KE BRUSSELS

PENGGEMAR TINTIN HARUS BANGET NIH KE BRUSSELS

Tuesday, 19-02-2019 | 13:26

Grand Place saat Flower Carpet yang digelar setiap 2 tahun

 

Brussels merupakan ibu kota negara Belgia dan wilayah Flanders. Wilayah Brussels sangat luas dan memiliki beberapa kota bagian yang menarik untuk dikunjungi. Di Kota Brusselsnya sendiri ada Grand Place, Manneken Piss, Parlamentarium. Ingat Tintin, Smurf dan Lucky Luke? Semua komik strip ini berasal dari Belgia, sehingga sejak abad ke-19, Belgia menjadi kota di mana seni komik berkembang pesat. Mereka juga sangat bangga dengan pelukis surealisnya, René Magritte. Apabila kita hanya memiliki 2-3 hari di Brussels, maka disarankan untuk tidak melewatkan beberapa museum seni dan komiknya yang dikemas secara modern! Setelah lelah berkeliling, kita bisa bersantai di taman yang luas dan rimbun, seperti di Royal Park atau Cinquantenaire Park.

 

Cinquantenaire Park

 

Cara ke Brussels baca di sini.

 

BRUSSELS CARD

Supaya lebih hemat, direkomendasikan beli Brussels Card yang sudah termasuk transportasi umum, seperti airport shuttle, bus, tram dan metro berlogo STIB-MIVB. Dengan city card ini kita bisa gratis berkunjung atau mendapat diskon di lebih dari 30 museum dan tourist attraction. Favorit MyTrip di antaranya Magritte Museum, Choco Story, The Brewers’ House, Mini Europe dan Atomium.

Website: http://visitbrussels.be

 

CARA KELILING BRUSSELS

Berkeliling pusat kota Brussels cukup dengan berjalan kaki karena tempat wisatanya berdekatan. Namun jika ingin mengunjungi Atomium dan Mini Park, kita harus naik metro karena letaknya di luar pusat kota. Kita bisa membeli tiket transportasi umum STIB-MIVB sesuai keperluan.

 

Di sekitar Grand Place terdapat berbagai free walking tour, salah satunya Viva Brussels (www.vivabrussels.com) dan Bravo Discovery (www.bravodiscovery.com). Kita bisa mengecek di internet jam berapa biasanya mereka berkumpul dan warna payung yang digunakan untuk membedakan tur yang satu dengan lainnya. Setelah tur selesai, berilah tip sesuai bujet, tanpa minimum charges.

 

Kalau malas jalan kaki, pilihlah tur sepeda selama 3,5 jam (www.brusselsbiketours.com) atau naik segway (www.segwaybrussels.be) selama 2 jam.

 

Yang suka Art Deco dan Art Nouveau bisa ikut tur gratis oleh Afar (www.afar.com) atau berbayar oleh Vizit (www.vizit.be) selama 2 jam, yang meliputi Brussels hingga Ixelles. Salah satu bangunan yang dikunjungi adalah Hannon House.

 

Hannon House

 

Kita juga bisa pilih tur cokelat (www.brusselschocolatetours.com). Kita akan diajak mencicipi cokelat dari 6 toko cokelat yang terkenal di Brussels. Kita juga bisa ikut beer tour (www.brusselsbeertours.com) termasuk mencicipi bir di 3 beer brewery dan bar yang bersejarah dan terkenal di Brussels.

 

PENTING!

Tiket JUMP hanya bisa digunakan untuk tram, metro dan bus STIB-MIVB. Kereta NMBS dengan kode IC di departure board TIDAK TERMASUK! Kalau salah naik dan diperiksa oleh kondektur, kita akan diminta membayar tiket 2-3X lipat dari harga normal.

 

MENIKMATI BRUSSELS DI MALAM HARI

Night life di Brussels memang nggak ada matinya! Dimulai dari happy hour pukul 18.00-20.00, penduduk lokal dan wisatawan sudah berkumpul di berbagai bar, kafe dan lounge untuk mengobrol santai sambil minum bir. Nggak perlu jauh-jauh, di sekitar Grand Place dan Sablon, kita bisa menemukan tempat yang asyik untuk nongkrong. Khususnya di Impasse de la Fidélité, ada Delirium Bar dengan ikon gajah pink. Bar ini menyediakan 3.000 jenis dan rasa bir, seperti larger, pale, dark, fruity, bahkan cokelat!

 

Menikmati bir di Delirium Bar

 

Kalau mau santai sambil mendengarkan musik jazz, L’Archiduc di Rue Antoine Dansaert bisa menjadi tempat yang tepat. Sedangkan untuk diskotek dan night club, kita bisa menuju Brussels-South Station yang terkenal dengan Red Light District, di mana kita bisa berpesta semalaman di Bazaar yang berlokasi di Rue des Capucins yang terkenal di kalangan anak muda Brussels karena live music and DJ’s perfomance.

 

PENGINAPAN DAN TEMPAT MAKAN DI BRUSSELS

Hostel banyak di sekitar Brussels Botanique Park yang letaknya +/-1 km dari pusat kota, seperti Brussels 2GO4 Quality Hostel dan Youth Hostel Van Gogh (Chab). Sedangkan hotel *3 seperti Park Inn by Radisson atau iBis dan hotel *4 seperti Marriot dan Pullman biasanya terletak sedikit lebih jauh dari pusat kota seperti di Saint Gilles atau Ixelles. Hotel *3 harga mulai EUR 100, sedangkan * 4 mulai EUR 170, belum termasuk sarapan.

 

Rue des Bouchers menjadi gang utama untuk para wisatawan yang lapar karena di sini kita bisa menikmati berbagai hidangan khas Brussels, yaitu moules and frites (kerang hijau dan kentang goreng) yang dijual sepaket dengan segelas bir. Selain itu di daerah sekitar Brussels Central Station, di Rue de Madelaine terdapat Belgian Frit N’Toast yang menjual kentang goreng khas Belgia. Di sekitar Grand Place, waffle seharga mulai EUR 1 dapat dengan mudah ditemukan, begitu pula dengan toko cokelat dan suvenir.

 

Moules, kerang hijau yang dimasak dengan seledri dan white wine

 

OBJEK-OBJEK WISATANYA:

GRAND PLACE

 

Grand Place adalah alun-alun utamanya Brussels yang dikelilingi gedung seperti City Hall dan Maison dua Roi. Tempat ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO, dan dikenal sebagai salah satu alun-alun tercantik di dunia. Kalau mau lebih afdol lagi, datanglah ke Grand Place saat Flower Carpet yang digelar hanya sekali dalam 2 tahun pada pertengahan Agustus.

 

MANNEKEN PIS

 

Ada banyak cerita mengenai asal usul Manneken Pis. Yang paling dipercaya adalah tentang anak kecil bernama Julianske yang menyelamatkan Kota Brussels yang akan diserang bom. Bom tersebut diletakkan di sekitar dinding pertahanan Kota Brussels yang kemudian sumbunya terlihat Julianske. Untuk memadamkan sumbu dan menghindarkan kota dari petaka, Julianske buang air kecil di situ. Penduduk lokal membuat patung air mancur Julianske yang sedang pipis untuk mengenang jasanya. Konon dulunya patung ini menjadi sumber air minum bagi penduduk lokal Brussels.

 

ROYAL MUSEUMS OF FINE ARTS OF BELGIUM

Di kompleks museum ini dipajang berbagai masterpieces dari para maestro Belgia yang terbagi menjadi 4 macam museum. Yang menjadi favorit MyTrip adalah lukisan René Magritte yang terkenal dengan lukisan surealis “Ce n’est past une pipe” atau pria dengan topi bulat hitam dengan apel, pipa, burung sebagai pengganti bagian wajah.

 

Bagian lobi Royal Museums of Fine Arts of Belgium

 

Berbagai lukisannya disukai pengunjung dewasa serta anak-anak karena objek yang digambarkannya berupa benda dalam kehidupan Magritte sehari-hari. Selain itu ada workshop melukis untuk anak-anak di lantai 3. Yang asyik, kita bisa menemukan hal yang aneh dan salah pada setiap lukisan surealis Magritte.

 

Selain pelukis Belgia, ada juga beberapa karya penting dari artis yang memiliki sangkut-paut dengan Belgia, seperti  Pieter Bruegel yang menghabiskan sisa hidupnya di Brussels. Karyanya dikemas dengan kecanggihan multimedia sehingga kita hanya perlu duduk di dalam ruangan dan terhisap ke dalam berbagai lukisannya yang paling terkenal dengan penjelasan yang menarik dan mendetil.

 

Pokoknya, lukisan dan pahatan bergaya Renaissance, Barok hingga temporer, semuanya lengkap ada di sini. Sehingga museum yang menjadi Louvre-nya Belgia ini sangat sayang kalau dilewatkan.

Tiket masuk: EUR 15

Jam buka: 10.00–17.00 (Selasa-Jumat) & 11.00–18.00 (Sabtu-Minggu)

 

ATOMIUM & MINI EUROPE

Menara Atomium memiliki kemiripan dengan Menara Eiffel yang memang dibangun untuk World Fair 1968 yang terinspirasi dari bentuk atom. Kita bisa melihat Brussels dari atas menara ini dan biasanya digelar berbagai macam pameran seni.

 

Atomium di waktu malam

 

Setelah dari Atomium, anak-anak akan senang diajak ke Mini Europe yang konsepnya seperti Taman Mini Indonesia Indah. Psstjust info, TMII dibangun 14 tahun setelah Mini Europe resmi dibuka pada 1989. Di Mini Europe kita bisa ber-selfie dengan berbagai landmark paling terkenal di berbagai negara Eropa. Serunya, kita bisa punya foto dengan latar Menara Eiffel dan Menara Atomium sekaligus. Kalau lapar, di kawasan wisata ini juga terdapat restoran, kafe dan fast food dengan harga terjangkau.

 

Mini Europe

 

Tiket masuk Atomium: EUR 15

Tiket masuk Mini Europe: EUR 15,80

Tiket gabungan: EUR 27,60

Jam buka Atomium: 10.00–18.00 (setiap hari)

Jam buka Mini Europe: 09.30–18.00 (Maret–Juni & September)

                                        09.30–20.00 (Juli–Agustus)

                                        10.00–18.00 (Oktober–Januari) –semua setiap hari.

 

CHOCO STORY

Demo pembuatan cokelat

 

Brussels sangat identik dengan kelezatan cokelatnya. Makanya, Choco Story yang merupakan museum cokelat yang berada di Brussels dan Bruges ini sayang kalau dilewatkan. Di sini kita nggak hanya bisa melihat pameran yang menjelaskan sejarah cokelat, tetapi juga melihat demo pembuatan cokelat praline serta makan biskuit yang dicocol cokelat leleh sepuasnya! 

Tiket masuk: EUR 9,50

Jam buka: 10.00–17.00 (setiap hari)

 

BELGIAN COMIC STRIP CENTER

Tahu komik Tintin (dibaca dalam Bahasa Prancis “Tangtang”), reporter cilik terkenal yang berpetualang ke seluruh dunia untuk memecahkan misteri? Atau Smurf dan Lucky Luke? Semua komik strip yang diterjemahkan dalam puluhan bahasa di seluruh dunia tersebut berasal dari Belgia. Komik strip Belgia menjadi salah satu karya penting di abad ke-20, karena komik menjadi suatu cara untuk berkomunikasi dan wadah edukasi yang menyenangkan.

 

Selain komik dari Belgia, kita juga bisa melihat berbagai komik dari seluruh dunia serta evolusi komik dari abad ke-20 hingga ke-21. Berbagai aktivitas anak-anak juga bisa dilakukan, seperti menggambar dan face painting. MyTrip juga sangat terkesan dengan desain Art Nouveau di bagian lobi museum yang bagus sebagai background foto.

 

Desain Art Nouveau di bagian lobi Belgian Comic Strip Center

 

Tiket masuk: EUR 10

Jam buka: 10.00-18.00 (setiap hari)

 

INFO TAMBAHAN

  • Untuk yang suka Tintin dan penciptanya, Hergé alias Georges Remi, ada Hergé Museum yang terletak di Louvain-la-Neuve yang masuk di kawasan Wallonia. Selain Tintin kita juga bisa melihat beberapa karya Remi seperti Le-Boy-Scout Belge yang menjadi asal-usul Tintin beserta perjalanan hidupnya yang membuat suatu pergerakan komik terbesar di dunia pada masa Perang Dunia II.

        Herge Museum

 

  • Di dekat museum komik ini ada Rue Neuve yang merupakan jalanan penuh dengan berbagai retail pakaian terkenal. Sedangkan kalau mau belanja barang-barang khas Belgia bisa ke Les Galeries Royales Saint Hubert.

Artikel lengkap tentang Brussels pernah dimuat di MyTrip vol 28/2016, untuk pembelian edisi tersebut silakan hubungi mytrp_idm@yahoo.com atau WhatsApp 0811821006.

 
Teks: Agusmia Putri Haerani Foto: Agusmia Putri Haerani, Shutterstock, Visit Brussels, Visit Flanders

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


249

Back to Top