YANG PALING DICARI DI DELFT: KERAMIK BIRU

YANG PALING DICARI DI DELFT: KERAMIK BIRU

Thursday, 03-01-2019 | 23:09

 

Kota Delft dikenal karena keindahan produk keramik Royal Deft, dengan ciri khas warna birunya atau  Delft Blue. Kota ini terletak di antara Rotterdam dan Den Haag. Apa saja yang bisa dinikmati di kota ini selain mengunjungi pabrik keramik yang ternama itu? Delft penuh bangunan bersejarah yang bisa dinikmati dengan susur kanal. Kita juga bisa mengunjungi museum di gereja tua, berfoto ria dengan latar bangunan Nieuwe Kerk atau Gereja Baru serta Stadhuis atau City Hall --dua bangunan tua yang menjadi landmark Delft.

 

Panduan ke Belanda baca dulu di sini.

 

CARA KE DELFT

Kalau dari Den Haag bisa dijangkau dengan trem. Kalau dari Bandara Schiphol naik kereta ke Delft dengan melewati Den Haag, waktu tempuh <50 menit.

 

OBJEK-OBJEK WISATANYA

THE ROYAL DELFT

Alamat: Rotterdamseweg 196, 2628 AR, Delft

Jam buka: 09.00-17.00 (Senin-Sabtu),12.00-17.00 (Minggu). Mulai 18 Maret 2019 buka setiap hari pukul 09.00-17.00.  

Tiket The Royal Delft Experience: EUR 10,50 (dewasa), EUR 7 (13-18 tahun), anak umur  <12 tahun gratis. Beli online dapat diskon EUR 1.

 

 

The Royal Deft, pabrik keramik yang dikenal dengan produk Delft Blue atau keramik birunya, dibangun tahun 1653 saat industri keramik di Deflt mengalami masa jayanya. Saat ini hanya Royal Delft yang masih bertahan. Untuk menarik pengunjung, perusahaan ini menawarkan paket tur, The Royal Delft Experience.

 

Dalam tur ini kita selain diceritakan sejarah keramik Delft, juga diajak untuk mengetahui proses pembuatan keramik biru dari awal hingga selesai. Semua proses dilakukan dengan menggunakan sarana multimedia dalam satu ruangan. Dan bagian yang paling menarik adalah saat kita diajak ke tempat di mana dua orang pelukis keramik pria dan wanita secara manual sedang melukis keramik. Keduanya tekun dan fokus bekerja tanpa menghiraukan pengunjung yang datang memotret. Di akhir kunjungan kita diajak ke showroom untuk belanja tanda mata.

 

 

NIEUWE KERK (NEW CHURCH)
Alamat: Markt 80, 2611 GW, Delft

Jam buka:

- November-Januari: 11.00-16.00 (Senin-Jumat), 10.00-17.00 (Sabtu)

- Februari-Maret: 10.00-17.00 (Senin-Sabtu)

- April-Oktober: 09.00-18.00 (Senin- Sabtu)

Tiket masuk:

 - Dewasa: EUR 8 (gereja dan menara), EUR 5 (gereja), EUR 4 (menara)

-  Anak-anak (6-11 tahun): EUR 2,50 (gereja dan menara), EUR 1 (gereja), EUR 2 (menara)

- Pelajar/mahasiswa (12-25 tahun): EUR 5,50 (gereja dan menara), EUR 3,50 (gereja), EUR 2,50 (menara)

- Anak-anak <5 tahun: gratis masuk gereja dan tidak dibolehkan ke menara

 

Gereja ini menjadi salah satu ikon Delft. Kenapa dinamakan Gereja Baru walaupun bangunannya berkesan kuno? Karena tak jauh dari lokasi itu ada gereja yang dibangun lebih dulu yang kemudian dikenal dengan nama Oude Kerk (Gereja Tua). Gereja Baru ini awalnya dibangun pada 1396, tapi yang berdiri saat ini sudah mengalami beberapa kali renovasi. Dengan model  bangunan bergaya  Gotik, gereja ini memiliki menara setinggi hampir 109 m. 

 

 

Tips: Kalau Anda nggak berminat naik ke menara untuk melihat pemandangan Kota Delft dari atas, cukup beli tiket masuk gereja aja. Kalau nggak mau dua-duanya, ya cukup befoto ria dengan latar belakang ikon kota Delft itu aja.

 

OUDE KERK (OLD CHURCH)

Alamat: HH Geestkerkhof 25, 2611 HP, Delft

Jam buka: sama dengan New Church

Tiket masuk: tiket masuk New Church bisa dipakai untuk masuk Old Church juga.

 

Gereja ini didirikan sekitar tahun 1240-1246, makanya disebut Gereja Tua. Bangunan gereja saat ini sudah mengalami beberapa kali renovasi. Di dalam gereja, di samping tempat duduk umat terdapat beberapa makam orang ternama Delft.

 

 

Salah satu keindahan gereja ini terletak pada jendela kaca patrinya yang memantulkan cahaya yang indah saat diterpa sinar matahari. Menara Gereja Tua tak boleh dinaiki.

 

STADHUIS (CITY HALL)

Alamat: Markt 87, 2611 GW, Delft

 

 

Stadhuis didirikan tahun 1200, kemudian didesain kembali oleh Hendrick de Keyser dan dibangun ulang tahun 1629 karena tahun 1618 kena musibah kebakaran. Setelah berkali-kali direnovasi tampaklah seperti sekarang ini dengan gaya Renaissance. Balai Kota ini memiliki menara yang disebut “Batu Tua”. Karena keindahannya dan memiliki sejarah panjang, banyak pasangan pengantin ingin menikah di Balai Kota ini. Sayangnya, pengunjung tidak diperkenan masuk ke dalam gedung.

Teks & Foto: Adi Pamungkas

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


212

Back to Top