JUNI NANTI ANDA BISA TERBANG KE BERLIN HANYA DENGAN 6 JUTAAN SAJA!

JUNI NANTI ANDA BISA TERBANG KE BERLIN HANYA DENGAN 6 JUTAAN SAJA!

Wednesday, 28-03-2018 | 00:18

Brandenburg Gate, landmark Berlin

 

Low-cost carrier/LCC tak berarti segalanya serba terbatas dan kurang nyaman, apalagi untuk penerbangan jarak jauh (long haul). Scoot membuktikan sebaliknya. Scoot, maskapai penerbangan bertarif rendah (low-cost carrier/LCC) milik Singapore Airlines (SIA) Group, mulai 20 Juni 2018 akan membuka rute dari Singapura ke Berlin, ibu kota Jerman. Ini dilakukan demi memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap penerbangan destinasi jarak jauh dengan biaya rendah.

 

Berlin dipilih Scoot sebagai destinasi jarak jauhnya yang ketiga setelah Athena di Yunani dan Honolulu di Amerika Serikat tentu karena kota ini menarik. Berlin terkenal akan kekayaan sejarah, seni, dan budayanya, dan meraih gelar “Kota Desain” dari UNESCO pada tahun 2006 dan menjadi bagian dari Creative Cities Network UNESCO. Dan Scoot pun menjadi satu-satunya LCC di Asia Tenggara yang menawarkan penerbangan ke Berlin sebagai pintu gerbang menuju Jerman dan Eropa Barat.

 

Tentang transportasi di Berlin baca: "Panduan Keliling Berlin dengan Bus dan Kereta"

 

Frekuensi penerbangan direncanakan empat kali seminggu (Senin, Rabu, Jumat, Minggu), dan dioperasikan oleh pesawat berbadan lebar (wide-body) dengan gang ganda (twin-aisle) Boeing 787 Dreamliner, yang memberikan pengalaman menaiki maskapai penerbangan full-service dengan biaya rendah kepada para penumpang. Jadi jangan ragu mengenai kenyamanan selama penerbangan. Dengan pesawat 787 Dreamliner ini Scoot menyediakan ScootBiz –kelas bisnis yang tak kalah dengan maskapai lainnya, koneksi Wi-Fi inflight, In-seat power; juga Scoot-in-Silence –kabin bebas anak-anak yang tak akan berisik. Hmm.. menarik ya...

 

Vinod Kannan, Chief Commercial Officer (CCO) Scoot; Chun Hoy Yuen, Director Marketing & Sales German National Tourist Office (ASEAN).

 

Pada kesempatan Media Briefing #SCOOT2BERLIN yang diadakan Selasa (27/3/2018) di Paulaner  Brahaus, Grand Indonesia Jakarta, Vinod Kannan, Chief Commercial Officer (CCO) Scoot mengatakan, “Sebagai maskapai penerbangan bertarif rendah, kami terus mencari destinasi baru dan menarik untuk ditawarkan kepada para penumpang kami dengan harga terjangkau demi memenuhi hasrat berkelana mereka, termasuk ke destinasi jarak jauh di Eropa. Berlin merupakan kota modern yang menarik, bahkan telah menempati peringkat kota terbaik dunia untuk millennial, sangat cocok dengan target pasar Scoot.”

 

Suasana Media Briefing #SCOOT2BERLIN

 

Hadir pula Chun Hoy Yuen, Director  Marketing & Sales German National Tourist Office (ASEAN) yang mengatakan, “Di antara kota-kota di Jerman, Berlin merupakan kota dengan kunjungan terbesar kedua dan penggerak pariwisata inbound sejak tahun 2016. Dengan lebih dari 110.000 kunjungan ke Jerman, Indonesia menjadi pasar yang penting bagi Jerman, dan kami dengan senang hati menyambut wisatawan Indonesia untuk merasakan langsung beragam daya tarik yang ditawarkan oleh Berlin dan kota-kota lain di Jerman.”

 

Apa saja yang menarik di Berlin? Baca: "12 Alasan ke Berlin"

 

Wisatawan Indonesia dapat dengan mudah terbang ke Berlin melalui Singapura dari empat kota di Indonesia, termasuk Denpasar, Jakarta, Palembang dan Surabaya. Jadwal penerbangannya memungkinkan wisatawan Indonesia bisa memilih penerbangan connecting baik pergi maupun pulang.

 

Tarif penerbangan kelas ekonomi (Economy Fly) ke Berlin pulang pergi dari 4 kota di Indonesia mulai Rp 6 jutaan. Sementara tarif penerbangan kelas bisnis (Scootbiz) mulai Rp 20 jutaan.

 

Jaringan Scoot saat ini meliputi 63 destinasi di 17 negara, di mana Berlin, Nanchang, dan Pekanbaru akan segera bergabung dalam jaringan. Untuk mendukung ekspansinya, Scoot mengoperasikan 16 pesawat berbadan lebar (wide-body) Boeing 787 Dreamliner dan 24 Airbus A320, dengan tambahan empat pesawat Boeing 787 Dreamliner dan 39 Airbus A320neo dalam proses pemesanan. Dengan tambahan Pekanbaru, Scoot akan terbang ke lima destinasi di Indonesia, termasuk destinasi sebelumnya yaitu Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Palembang dengan frekuensi 53 penerbangan pulang pergi per minggu antara Indonesia dan Singapura.

Teks: Mayawati NH Foto: Dok. Scoot, Shutterstock

1 COMMENTS


Roy Kiyoshi Mar 29, 2018 Reply

Nice, jadi pengen ke Berlin...zzzz


658

Back to Top