MUNGKIN INILAH TELUK TERINDAH DI JEMBER

MUNGKIN INILAH TELUK TERINDAH DI JEMBER

Monday, 16-07-2018 | 09:34

Teluk Love dilihat dari Bukit Seroyo

 

Nama besar Jember sepertinya tak perlu diragukan lagi. Banyak hal yang bisa didapatkan jika kalian meluangkan waktu untuk singgah sejenak di kabupaten yang menjadi bagian dari Provinsi Jawa Timur ini. Jember selama ini dikenal masyarakat luas sebagai Kota Budaya melalui Jember Fashion Carnaval (JFC) yang erat kaitannya dengan kebudayaan Indonesia. Selain itu Jember juga dikenal sebagai Kota Tembakau karena Jember merupakan produsen tembakau sebagai bahan dasar cerutu terbaik nomor dua di dunia setelah Kuba.

 

Selain terkenal dalam hal budaya dan produksi tembakaunya, Jember juga dikenal sebagai kota yang menyimpan keindahan wisata baharinya, salah satu destinasi yang menarik adalah Teluk Love yang berada di Dusun Payangan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Masih berada satu kawasan dengan Pantai Payangan.

 

Ada hal yang menarik jika kita mengamati keberadaan Teluk Love ini. Bukan hanya sekadar bentuk teluknya yang menyerupai hati, tapi Teluk Love seperti memiliki pengawal berupa 4 bukit yang terbentang mengitarinya. Bukit-bukit tersebut di antaranya Bukit Seruni, Bukit Samboja, Bukit Sarat dan Bukit Seroyo atau Bukit Domba. Dari keempat bukit itu hanya Bukit Sarat yang tidak bisa dinaiki karena letaknya yang berada di tengah lautan, sementara 3 bukit lainnya bisa dicapai karena lokasinya terhubung dengan daratan.

 

Bukit Sarat dan Bukit Seroyo

 

Ada baiknya Trippers mencoba untuk menaiki ketiga bukit tersebut secara berurutan. Untuk yang pertama direkomen Bukit Seruni. Jika berhasil mencapai puncak Bukit Seruni, Trippers akan disuguhi pemandangan birunya Samudera Hindia yang begitu luas sekaligus Pantai Payangan dari ketinggian. Dari atas Bukit Seruni Trippers juga bisa menyaksikan Bukit Samboja yang letaknya persis di sebelahnya.

 

Bukit kedua adalah Bukit Samboja. Begitu menawan pemandangan dari atas Bukit Samboja, di mana dari ketinggian Trippers bisa menyaksikan Bukit Seruni di bagian selatan dan Bukit Sarat sekaligus Bukit Seroyo di utara. Di bukit ini sudah disediakan pula tempat peristirahatan yang sengaja dibangun di bawah pepohonan rindang.

 

View Bukit Seroyo dari atas Bukit Samboja

 

View Bukit Seruni dari atas Bukit Samboja

 

Bukit terakhir yang bisa dicapai adalah Bukit Seroyo atau Bukit Domba. Di Bukit Seroyo inilah Trippers bisa melihat utuh bentuk Teluk Love. Sebuah spot yang menyuguhkan pemandangan keindahan teluk berpantai yang membentuk lambang hati, dengan berhiaskan hijaunya pepohonan khas perbukitan. Adanya serakan pulau-pulau karang kecil di depan teluknya juga menambah aksen dalam foto yang kita hasilkan. Nggak mirip lekukan seksi Pulau Padar di TN Komodo ataupun serakan fenomenal pulau-pulau karst di Piaynemo Raja Ampat, tapi bolehlah mungkin ini disebut sebagai teluk tercantik di Jember.

 

Teluk Love

 

Untuk menikmati keunikan Teluk Love, Trippers bisa mengambil foto ataupun video dari atas bukit yang telah diberi pengaman berupa pagar di tepi tebing. Di puncak bukit ini sudah didirikan juga tempat peristirahatan seperti gubug-gubug kecil yang letaknya tidak jauh dari puncak.

 

Baca juga: "5 Pantai yang Wajib Dikunjungi di Pacitan"

 

Jarak antar 4 bukit tersebut tidaklah jauh, hanya sekitar 500 m saja. Sementara ketinggian bukit juga hampir sama, nggak terlalu tinggi, dibutuhkan waktu 10 hingga 15 menit untuk mencapai puncaknya, kecuali untuk Bukit Sarat yang memang tak bisa didaki. Kondisi treknya sudah terbilang bagus, telah disediakan tangga permanen yang akan mempermudah Trippers saat menaiki maupun menuruninya.

 

Trippers yang ingin mengunjungi Teluk Love, berangkatlah menuju Bandara Djuanda Surabaya dan dilanjutkan penerbangan menuju Bandara Notohadinegoro, Jember. Setibanya di Bandara Notohadinegoro, Trippers bisa menyewa kendaraan roda dua ataupun roda empat untuk melanjutkan perjalanan darat menuju Teluk Love, dengan jarak berkisar 30 km atau kurang lebih 1 jam perjalanan. Kondisi jalan sudah termasuk baik, hanya saja saat memasuki kawasan Desa Sumberrejo akan ditemui jalanan yang sedikit rusak dan berbatu.

 

Tiket masuk ke obyek ini dipukul rata dengan harga Rp5.000 untuk masing-masing bukit sementara biaya parkir kendaraan roda dua Rp2.000, roda empat Rp5.000 dan bus Rp10.000. Kawasan ini cocok dijadikan sebagai destinasi wisata keluarga apalagi kawasan ini telah dilengkapi warung makan, toilet umum dan mushola.

 

Teks: Arief Nurdiyansah Foto: Arief Nurdiyansah, Clara Soca Atisomya

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


802

Back to Top