KALAU KE PROBOLINGGO MAMPIRLAH KE GEREJA MERAH MADE IN BELANDA INI

KALAU KE PROBOLINGGO MAMPIRLAH KE GEREJA MERAH MADE IN BELANDA INI

Saturday, 26-05-2018 | 08:19

 

Bicara mengenai wisata sejarah, nampaknya Jawa Timur tak pernah kehabisan stok. Sebutlah daerah Probolinggo, yang memiliki satu destinasi unik dan menyimpan nilai historis, yakni Gereja Merah.

 

Gereja ini dulunya memang dirancang di Belanda di mana struktur bangunannya sebagian besar terbuat dari besi baja dengan sistem bongkar-pasang. Rangkaian material gereja ini memiliki jumlah total 1.668 items yang dikirim langsung dari Belanda menuju Probolinggo. Selanjutnya material-material tersebut dirangkai kembali hingga terbangun sebuah gereja. Adapun tujuan dikirimnya bangunan ini yaitu sebagai bagian penyebaran agama Kristen oleh misionaris Belanda. Perlu diketahui juga bahwa gereja yang mirip seperti ini sebenarnya ada dua buah atau kembar, satunya lagi berada di Den Haag Belanda.

 

Bagian belakang gereja

 

Meskipun memiliki nama resmi GPIB Immanuel namun gereja ini lebih tenar dengan sebutan Gereja Merah karena memang warnanya didominasi cat berwarna merah. Adapun alasan mengapa bangunan ini diberikan cat berwarna merah karena gereja ini berbahan dasar besi baja, sehingga untuk mencegah terjadinya kerusakan, gereja ini dilapisi cat meni atau cat anti karat yang memiliki warna merah. Di bagian belakang gereja juga terdapat satu bangunan lagi dengan warna dasar putih yang dipergunakan untuk kantor sekretariat.

 

Gereja ini dibangun tahun 1862 tepatnya pada masa pendudukan VOC di Indonesia. Gereja yang sekaligus menjadi cagar budaya di Jalan Suroyo Kecamatan Mayangan ini tak pernah sepi dari kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri. Banyak pengunjung yang ingin melihat lebih dekat gereja peninggalan Kolonial Belanda tersebut.

 

Tampak depan gereja

 

Bagi Trippers yang berkunjung ke Probolinggo, tidak ada salahnya untuk menyempatkan waktu singgah di tempat ini. Pengunjung hanya diminta untuk mengisi buku tamu dan sama sekali tidak dipungut biaya, baik biaya tiket masuk ataupun biaya parkir. Sementara waktu yang tepat untuk mengunjungi gereja adalah hari Senin hingga Sabtu atau bisa juga di hari Minggu asalkan tidak bertepatan dengan jadwal ibadah.

 

Baca juga: "Kadang Hiu Paus Bermain di Pantai Duta"

 

TRANSPORTASI KE PROBOLINGGO

Berikut gambaran mengenai transportasi bagi Trippers yang berangkat dari Jakarta ke Probolinggo:

  • Naik pesawat ke Malang.
  • Dari Bandara Abdul Rachman Saleh Malang bisa naik Gojek atau Gocar ke Stasiun Malang, waktu tempuh 50 menit.
  • Naik kereta api dari Stasiun Malang ke Stasiun Probolinggo, waktu tempuh 2 jam 45 menit.

 

Atau bisa juga alternatif berikut:

  • Naik pesawat ke Surabaya.
  • Dari Bandara Djuanda Surabaya bisa naik Gojek atau Gocar ke Stasiun Gubeng, waktu tempuh 50 menit.
  • Naik kereta api dari Stasiun Gubeng ke Stasiun Probolinggo, waktu tempuh 2 jam.

 

Sementara bagi Trippers yang menggunakan transportasi kereta api dari Jakarta turunlah di Stasiun Gubeng, Surabaya dan selanjutnya naiklah kereta dari Surabaya menuju Probolinggo.

Setibanya di Stasiun Probolinggo naiklah Gojek/Gocar untuk menuju Gereja Merah, membutuhkan waktu 5-10 menit.

 

Baca juga: " Inilah OBjek Wisata yang Sedang Hits di Lumajang: Puncak B29 & B30"

Teks & foto: Arief Nurdiyansah

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


479

Back to Top