UDAH KE RAJA AMPAT? BELUM SAH KALAU BELUM KE MISOOL (Bagian 2)

UDAH KE RAJA AMPAT? BELUM SAH KALAU BELUM KE MISOOL (Bagian 2)

Saturday, 26-03-2016 | 15:58

Laguna Yapap yang kece badai

 

Di tulisan sebelumnya sudah dibahas bagaimana cara ke Misool, menginap di mana, dsb. Baca bagian 1 di sini.

Kali in kita lanjut dengan alasan kenapa belum sah ke Raja Ampat kalau belum ke Misool. Karena obyek-obyeknya cetar membahana badai, cakep sumpah! Dan masih sepiii…. Makanya buruan ke Misool, just pack and go!

 

Tempat-tempat yang bisa dieksplor:

Semuanya terletak di pesisir timur Misool, dan ditempuh hanya 1-1,5 jan saja dengan speedboat dari Pulau Harapan Jaya.

 

BUKIT HARFAT JAYA DAPUNLOL

Dari atas Bukit Harfat Jaya Dapunlol kita bisa lihat pemandangan keren ini

Dari atas bukit setinggi +/-140 m ini kita akan melihat pemandangan mirip Wayag. Pulau-pulau karst mengampar di antara laut biru bening dan hijau toska. Jalur pendakiannya moderat, berupa karang tajam dan tanah. Di beberapa ruas kita harus menapaki tangga kayu. Retribusi Rp 75.000 per orang.

 

GUA KERAMAT

Disebut Gua Keramat karena ada makam di bagian depan gua. Dan uniknya, ada kaligrafi “Allah” di bagian atas mulut gua yang terbentuk secara alami. Untuk mencapai gua ini harus dengan speedboat. Dan untuk masuk ke dalamnya kita harus berenang. Di dalamnya terdapat batu besar yang dinamai Kursi/Singgasana Raja. Di depan batu ini ada jalur naik menuju Kamar Putri. Kegiatan yang tak boleh dilewatkan di sini: lompat ke air dari tebing batu.

 

LAGUNA YAPAP

Formasi batu karst yang unik di Laguna Yapap

Namanya terdengar asing? Ya, memang masih jarang yang tahu tempat maha indah ini. Sekeliling laguna berair hijau bening ini adalah rangkaian bukit karst yang bentuknya unik, mirip kumpulan candi dari zaman prasejarah. Breathtaking view! Lagunanya yang tenang cocok untuk direnangi. Pasang masker dan snorkel Anda, maka akan terlihat aneka biota laut. Waktu 1 jam rasanya tidak akan cukup.

 

TEBING SUMALELEN DAN SUMBAYO

Lukisan purbakala di Sumbayo

Di tebing batu yang letaknya berdekatan ini terdapat lukisan purbakala berupa telapak tangan, gambar ikan dan simbol-simbol lain yang dominan berwarna merah. Diperkirakan lukisan ini dibuat 10.000 tahun lalu!

 

KABALILIKLOL

Kawasan perairan ini dilewati dalam perjalanan dari Sumalelen dan Sumbayo ke Laguna Yapap. Pandangan mata kita saat melewati area ini pasti akan berpindah dari kiri ke kanan dan sebaliknya secara berulang-ulang karena kepincut hamparan pulau-pulau berbukit karst dengan bentuk yang unik.

 

 

PANTAI NAMLOL

Di dekat formasi batu karang ini airnya cukup dangkal

Pantai yang satu ini unik karena bagian tengahnya justru lebih dangkal dari bagian tepinya. Bagian yang dangkal itu ibarat akuarium berair bening dengan aneka ikan dengan latar belakang bebatuan karst yang berbaris rapat. Tempat ini cocok untuk berenang-renang cantik.

 

LAGUNA BALBULOL

Perairannya nggak dangkal, dan sekelilingnya berupa pulau-pulau karst yang ditumbuhi tanaman hijau. Highlightnya adalah dua batu karst menjulang mirip nasi tumpeng.

 

PANTAI FARONDI

Pantainya berpasir putih. Di belakangnya ada semak belukar dan pepohonan untuk tempat berteduh. Cocok untuk menggelar bekal makan siang. Area snorkeling favorit berada di sisi kanan pantai.

 

PULAU BANOS

Speedboat bersandar di pantai Pulau Banos

Pulau kecil ini pasirnya putih dan landai. Snorkeling di sini banyak yang bisa dilihat. Clam kecil, nudibranch, ikan damsel, christmas tree, dll. Kalau mau sekadar goler-goler di pasir putihnya juga asyik.

 

DANAU UBUR-UBUR LENMAKANA DAN KARAWAPOP

Banyak yang belum tahu ‘kan kalau ubur-ubur tak bersengat bukan cuma ada di Pulau Kakaban Kalimantan Timur, tapi juga di Misool? Bahkan ada di dua tempat. Danau Lenmakana dan Karawapop. Untuk ke Lenmakana lebih sulit, sedangkan Karawapop lebih mudah.

 

GUA WANITA MURUNG

Namanya diambil dari batu di dalam gua yang menyerupai wanita yang tengah duduk murung. Ke sini juga harus dengan speedboat. Dari pantainya kita masih harus mendaki untuk masuk ke gua. Jalurnya pendek. Di beberapa ruas kita harus merunduk atau setengah merangkak. Tapi sama sekali bukan jenis kegiatan caving yang serius kok. Bahkan kita bisa melakukannya tanpa helm. Senter pun bisa berbagi.

Teks: Mayawati NH Foto: Dok.Harfat Jaya Homestay, Mayawati NH, Yuhsie Lohanda

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


124

Back to Top