ITINERARY ACEH (TERMASUK PULAU WEH) 7 HARI

ITINERARY ACEH (TERMASUK PULAU WEH) 7 HARI

Tuesday, 05-07-2016 | 11:03

Masjid Raya Baiturrahman

 

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam menyimpan berjuta keindahan baik di darat maupun lautnya. Mengeksplornya hingga ke Pulau Weh secara tuntas pastilah memakan waktu sangat lama. Tapi kalau hanya berkunjung ke beberapa lokasi saja yang cukup mewakili Aceh, kira-kira 7 hari cukuplah. Ke mana saja dan bagaimana itinerary-nya, berikut rekomendasi MyTrip.

 

HARI 1

JAKARTA-BANDA ACEH

  • Tiba di Banda Aceh menjelang tengah hari, langsung check in hotel dan makan siang. Salah satu rekomendasi makan siang  di Rumah Makan Hasan di Lampeuneurut Aceh Besar, dengan menu ayam tangkap, ikan paya (ikan gabus), gule kambing dan roti canai.
  • Eksplor kota: ke Museum Tsunami (tutup pkl. 17.00), Kapal PLTD Apung (dari atas geladaknya kita bisa menyaksikan garis pantai Aceh dan membayangkan bagaimana tsunami mengempaskan kapal PLTD berton-ton ini ke daratan), perjalanan hari ini diakhiri di ikon Banda Aceh yaitu Masjid Raya Baiturrahman. Saat malam masjid ini terlihat lebih indah.

Harap diingat ya, mengunjungi masjid dilarang pakai celana pendek bagi laki-laki maupun wanita, harus berpakaian sopan, dan sebaiknya menggunakan kerudung bagi wanita.

  • Makan malam di Pasar Peunayong.

 

HARI 2

EKSPLOR ACEH BESAR

  • Mengunjungi Makam Syiah Kuala. Jangan pakai celana panjang ketat, dan bawalah kain; kalau nggak bawa, penjaga menyediakan sarung dengan bayaran infak seikhlasnya.
  • Ke Gunongan (tempat bermain dan mandi permaisuri zaman kerajan Sultan Iskandar Muda),Taman Putro Phang (taman yang dibangun Sultan Iskandar Muda untuk permaisurinya), dan Makam Belanda Kerkoff (ini kuburan militer Belanda yang terletak di luar Belanda, salah satu yang terluas di dunia).
  • Usai makan siang, lanjut ke Monumen Thanks to The World dan Monumen Pesawat Seulawah di lapangan Blang Padang. Di sekeliling lapangan ini banyak pula monumen terima kasih untuk berbagai negara yang telah membantu pemulihan Aceh pasca tsunami.
  •  Perjalanan dilanjutkan ke kapal yang nangkring di atas rumah akibat tsunami juga.
  • Menuju Rumah Tjut Nyak Dien. Usahakan sebelum pkl. 16.00, karena biasanya tutup jam segitu.
  • Ke Pantai Lhoknga dan diakhiri sunset di Pantai Lampuuk. Makan malam seafood tentu jadi pilihan pas.
  • Kembali ke penginapan di Banda Aceh.

 

Pantai Lhoknga

 

HARI 3

EKSPLOR ACEH TENGAH

  • Ke Bireun, perjalanan +/-3,5 jam. Obyek wisata yang dilihat: Batee Illiek, wisata  pemandian yang dihiasi air sungai yang mengalir dari celah-celah bebatuan, 44 km sebelah barat Bireun. Sepanjang perjalanan kita bisa menyaksikan perkebunan kopi Gayo.
  • Usai makan siang lanjut ke Danau Laut Tawar di sebelah timur Takengon (1.250 mdpl). Ini danau  terluas di Provinsi Aceh, disebut Laut Tawar karena luasnya seperti laut tapi nggak asin.
  • Kembali ke penginapan di Banda Aceh.

 

HARI 4

BANDA ACEH-PULAU WEH (IBOIH)

 

Pelabuhan Ulee Lheue

 

  • Dari hotel di Banda Aceh ke Pelabuhan Ulee Lheue +/-1 jam.
  • Dari  Pelabuhan Ulee Lheue naik Kapal Pulo Rondo menuju Pelabuhan Balohan di Pulau Weh (45 menit). Tiba di Balohan banyak kendaraan sewa dan mobil angkutan menuju Pantai Iboih atau Pantai Gapang. Tinggal tentukan mau naik apa untuk ke Iboih, tempat menginap yang dipilihkan MyTrip. Info: Selain para pemilik mobil/angkutan yang sudah terdaftar, mobil lain dilarang mengambil penumpang di Balohan. Jadi kalau kita udah sewa mobil jemputan, naik angkutan dulu keluar pelabuhan. Mobil sewa nunggu di sana. Tapi kalau tujuan langsung ke Iboih atau Gapang untuk bermalam dan cuma berdua, lebih hemat naik angkutan aja
  • Perjalanan dari Balohan ke penginapan di Iboih +/-2 jam. Begitu sampai, makan siang dulu sebelum memulai aktivitas air.
  • Sewa glass bottom boat atau perahu biasa untuk keliling Pantai Iboih dan Pulau Rubiah (maks.3 jam). Mau snorkeling juga bisa di sini. Airnya jernih!

 

Glass bottom boat

 

HARI 5

EKSPLOR PULAU WEH

  • Check out, lalu menuju Tugu Nol Kilometer yang berada di titik terluar Pulau Weh.  Dianggap sebagai titik 0 km-nya Indonesia di ujung barat, walaupun sebenarnya masih ada pulau terluar yang sesungguhnya yaitu Pulau Rondo. Tugu ini sekitar 10 km dari Iboih. Kalau pas ada petugasnya kita bisa minta sertifikat (bayar ya), tapi baru bisa diambil besoknya. Info:  Hati-hati dengan barang bawaan karena banyak monyet jahil.
  • Lanjut ke Pantai Gapang.
  • Lanjut lagi ke Kota Sabang, check in hotel. Jadi selama di Pulau Weh, selain tinggal di penginapan pantai di Iboih, kita juga menginap di kota, ganti suasana.
  • Keluar makan sekalia beli oleh-oleh kaos khas Sabang di Toko Piyoh.

 

Pemandangan pantai dari Tugu Titik Nol

 

HARI 6

PULAU WEH-BANDA ACEH

  • Check out dan meluncur ke Pelabuhan Balohan untuk menyeberang kembali ke Banda Aceh dengan kapal paling pagi (sekitar pkl.08.00).
  • Sampai di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, langsung check in hotel. Istirahat dan makan siang.
  • Lanjut eksplor Banda Aceh lagi: ke Museum Aceh, belanja oleh-oleh khas Aceh di Toko Putra Aceh di Jl. Moh. Jam, atau ke Pasar Aceh di belakang Masjid Raya Baiturrahman.
  • Makan malam di Black Coffee di dekat Museum Tsunami; ada mie aceh. Jangan lupa pesan kopi sanger, kopi hitam dicampur sedikit susu. Disediakan pula makanan tradisional seperti timpan, klepon.

 

HARI 7

BANDA ACEH-JAKARTA

Check out, lalu kalau masih ada waktu sebelum ke bandara bisa lanjut belanja oleh-oleh lagi di Lhong Raya Souvenir. Toko ini menjual oleh-oleh khas Aceh seperti tas, sajadah, kaos, bros, dan kopi. Koleksinya sangat lengkap dan lebih murah dari toko suvenir di Sabang. Alamatnya:  Jl. St.Malikul Saleh No.58.

Teks & Foto: Raiyani Muharramah

2 COMMENTS


lidia Jul 12, 2016 Reply

menarik. ada i.o travel kesana ? fee brp ya ?


Admin Jul 14, 2016 Reply

Sayangnya udah lewat Bu Lidia, kami mengadakan trip ke Aceh akhir Maret lalu. Blm ada rencana bikin ke sana lagi. Yg sedang kami rencanakan ada trip ke Toraja dan Komodo, minat?


383

Back to Top